news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Profil Farhan Gunawan, Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Sulsel, Jejak Smartwatch Picu Harapan Keluarga.
Sumber :
  • Istimewa

Profil Farhan Gunawan, Co-Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Sulsel, Jejak Smartwatch Picu Harapan Keluarga

Profil Farhan Gunawan, co-pilot pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Sulsel. Riwayat pendidikan, karier penerbangan, dan harapan keluarga dari smartwatch.
Selasa, 20 Januari 2026 - 09:02 WIB
Reporter:
Editor :

Makassar, tvOnenews.com – Nama Muhammad Farhan Gunawan menjadi sorotan nasional setelah pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang ia awaki dilaporkan jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Di tengah operasi pencarian yang masih berlangsung, publik kini ingin mengetahui lebih dekat sosok co-pilot muda tersebut, termasuk latar belakang pendidikan, perjalanan karier, hingga kabar terbaru dari pihak keluarga.

Farhan Gunawan merupakan pria kelahiran Desa Malili, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Ia adalah anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Capt Gunawan dan Hj Indah. Dua adiknya saat ini menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin dan SMA Telkom.

Sejak remaja, Farhan dikenal sebagai sosok aktif dan berprestasi. Ia menamatkan pendidikan menengah di SMA Athirah 1 Makassar, salah satu sekolah unggulan di Sulawesi Selatan. Di bangku sekolah, Farhan juga dikenal aktif berorganisasi dan pernah menjabat sebagai Ketua OSIS, baik saat di tingkat SMP maupun SMA.

Meniti Karier di Dunia Penerbangan

Minat Farhan terhadap dunia aviasi sudah terlihat sejak usia muda. Setelah lulus SMA, ia menempuh pendidikan penerbangan di sejumlah sekolah aviasi ternama di Indonesia.

Berikut rekam jejak pendidikan penerbangan Farhan Gunawan:

  • Private Pilot License (PPL): Deraya Flying School (2018–2019)

  • Commercial Pilot License (CPL): Indonesia Civil Pilot Academy (hingga Oktober 2020)

  • Multi Engine Rating & Instrument Rating

  • ATPL Ground School: Bali International Flight Academy (awal 2021)

Dengan latar belakang pendidikan tersebut, Farhan dinilai memiliki kompetensi lengkap sebagai pilot profesional. Pada Desember 2023, ia resmi bergabung dengan PT Indonesia Air Transport dan menjalankan tugas sebagai second in command atau co-pilot.

Karier Farhan di dunia penerbangan terbilang menjanjikan hingga akhirnya ia mengalami musibah dalam penerbangan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta menuju Makassar pada Sabtu (17/1/2026).

Harapan Keluarga dari Jejak Smartwatch

Di tengah duka dan kecemasan keluarga, muncul secercah harapan setelah ponsel Farhan ditemukan tim SAR di kawasan hutan Gunung Bulusaraung pada Minggu (18/1/2026). Ponsel tersebut masih terhubung dengan smartwatch miliknya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:07
02:51
01:21
02:12
02:53
00:51

Viral