- KBRI Phnom Penh
Jumlahnya Melonjak! Dalam Lima Hari, 1.440 WNI Datangi KBRI Phnom Penh Usai Keluar dari Sindikat Online Scam di Kamboja
Jakarta, tvOnenews.com - Jumlahnya melonjak, dalam lima hari pada periode 16-20 Januari 2026, sebanyak 1.440 WNI datang langsung ke KBRI Phnom Penh.
Mereka mendatangi KBRI Phnom Penh usai keluar dari sindikat penipuan daring atau online scam dari berbagai wilayah di Kamboja.
Sebelumnya dilaporkan, per 19 Januari 2026, WNI yang datang melapor ke KBRI Phnom Penh mencapai 911 orang.
Gelombang kedatangan terbesar terjadi pada Senin (19/1/2026), yaitu sebanyak 520 WNI.
“Memperhatikan tren penindakan oleh aparat hukum setempat, diprediksi bahwa arus kedatangan WNI masih akan berlanjut untuk beberapa waktu ke depan,” demikian keterangan KBRI Phnom Penh, Rabu (21/1/2026).
Dalam keterangan itu disebutkan bahwa permasalahan utama dari para WNI yang melapor ke KBRI adalah tidak memegang paspor dan menetap di Kamboja tanpa perizinan keimigrasian yang valid.
“Pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) secara masif telah dimulai bagi para WNI yang telah melengkapi proses pendataan. WNI yang sakit telah dibawa ke fasilitas kesehatan,” sambungnya.
Para WNI yang telah keluar dari sindikat penipuan daring dan masih berada di Kamboja diimbau untuk segera melapor ke KBRI agar dapat memperoleh bantuan untuk kembali ke Indonesia.
Para WNI juga diimbau untuk tetap waspada terhadap segala jenis penipuan. (ant/nsi)