news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

IMF Sebut Indonesia “Titik Terang Global”, Prabowo Pamer Ketahanan Ekonomi di Davos

Penilaian tersebut, kata Prabowo, datang langsung dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang menyebut Indonesia sebagai “titik terang global” berkat ketangguhan ekonominya.
Jumat, 23 Januari 2026 - 10:31 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa Indonesia kini tampil sebagai salah satu penopang optimisme ekonomi dunia di tengah tekanan global.

Penilaian tersebut, kata Prabowo, datang langsung dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang menyebut Indonesia sebagai “titik terang global” berkat ketangguhan ekonominya.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam pertemuan tahunan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Ia mengungkapkan bahwa pengakuan tersebut merujuk pada hasil konsultasi IMF Article IV Mission 2025 yang berlangsung pada 3–12 November 2025.

“IMF baru-baru ini menggambarkan Indonesia sebagai, saya kutip, ‘titik terang global’ dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah situasi eksternal yang menantang,” ujar Prabowo, dikutip Jumat (23/1/2026).

Dalam laporan tersebut, IMF mencatat Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen sepanjang 2025 dan memproyeksikan peningkatan menjadi 5,1 persen pada 2026, meski dunia dibayangi ketidakpastian akibat gejolak geopolitik dan pengetatan keuangan global.

Prabowo menegaskan bahwa apresiasi dari lembaga internasional bukan sekadar pujian tanpa dasar. Menurutnya, penilaian itu lahir dari serangkaian indikator ekonomi yang menunjukkan stabilitas Indonesia di tengah volatilitas global.

Selain pertumbuhan yang solid, Indonesia juga berhasil menjaga inflasi tetap di bawah 2 persen. Di saat yang sama, pemerintah mampu mempertahankan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di bawah ambang 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“Mereka melakukannya karena bukti. Mereka mengakui bahwa ekonomi Indonesia tangguh. Kebijakan kami telah dan akan selalu terkalibrasi dengan baik,” tambahnya.

Lebih jauh, Prabowo menilai ketahanan ekonomi nasional bukanlah hasil kebetulan. Ia menegaskan bahwa fondasi stabilitas tersebut dibangun melalui konsistensi kebijakan dan pilihan strategis Indonesia untuk mengedepankan persatuan dan kerja sama.

“Kami, Indonesia, telah dan akan selalu memilih persatuan daripada perpecahan, memilih persahabatan dan kolaborasi daripada konfrontasi, dan selalu memilih persahabatan daripada permusuhan. Kredibilitas kami, yang diperoleh dengan susah payah selama bertahun-tahun, telah dijaga,” pungkas Prabowo.

Pidato tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang dipandang mampu menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global yang masih berlanjut. (agr)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral