news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Diduga alami kebocoran, kapal tongkang Indo Ocean Marine kandas di perairan Pulau Gili Iyang Sumenp Madura..
Sumber :
  • Veros Afif/tvOne

Pemandangan 'Mengerikan' Ribuan Ton Minyak Tumpah di Laut Sumenep, Aktivis Pecinta Alam Beberkan Ancaman Besar

Diduga alami kebocoran kapal tongkang milik Indo Ocean Marine yang mengangkut ribuan ton CPO (Crude Palm Oil) kandas di perairan Pulau Gili Iyang Sumenep Madura
Jumat, 23 Januari 2026 - 17:29 WIB
Reporter:
Editor :

Sumenep, tvOnenews.com - Diduga alami kebocoran, kapal tongkang milik Indo Ocean Marine yang mengangkut ribuan ton CPO (Crude Palm Oil) kandas di perairan Pulau Gili Iyang, Sumenep Madura

Buntutnya pemandangan 'mengerikan' terlihat di lautan Sumenep, air yang harusnya berwarna biru, kini tampak berwarna orange.

Sebanyak lima orang anak buah kapal (ABK) berhasil dievakuasi oleh warga setempat.

Kini ribuan ton minyak tampak lingkungan dan biota laut di perairan Kabupaten Sumenep terancam rusak dan tercemar.

Ribuan Ton Minyak CPO Tumpah Dilaut Sumenep
Sumber :
  • tvOne - Veros Afif

Aktivis pecinta alam, Suprayitno, menjelaskan bahwa ribuan ton tumpahan minyak CPO ini dikategorikan berbahaya, terhadap kerusakan biota laut, karena air laut di perairan Sumenep pasti tercemar.

"Minyak sawit memang bukan minyak bumi, meski terbuat dari tumbuhan, tumpahan CPO sangat mengancam keasrian wilayah laut di Sumenep, khususnya di Pulau Oksigen Gili Iyang ini," ungkap Suprayitno, Jumat (23/1/2026).

Menurut Suprayitno, tumpahan CPO di Pulau Gili Iyang tersebut dapat menurunkan kualitas air laut, karena CPO membentuk lapisan minyak di permukaan, sehingga menghambat masuknya cahaya matahari, dan menyebabkan oksigen terlarut turun, dampaknya ikan bisa mati lemas.

Selain itu, menurutnya tumpahan CPO itu juga dapat mematikan biota laut, dimana minyak sawit dapat menempel di insang ikan, dan sebabkan gangguan pernapasan, menutupi telur ikan, larva, dan plankton. 

Diduga alami kebocoran, kapal tongkang Indo Ocean Marine kandas di perairan Pulau Gili Iyang Sumenp Madura.
Sumber :
  • Veros Afif/tvOne

Bahkan parahnya organisme dasar laut (kerang, teripang) paling terdampak dari tumpahan minyak tersebut.

"Dampak tercepat dapat terjadi terutama di perairan dangkal dan tertutup," katanya. 

Seperti merusak ekosistem pesisir, jika terdampar, mangrove bisa membusuk, Lamun mati karena tertutup minyak, keadaan tersebut berpotensi semakin parah, jika proses pemulihan sangat lambat.

"Karena endapannya dapat menyebabkan bau busuk dan racun alami. CPO yang terurai menghasilkan: asam lemak bebas, gas berbau menyengat (H₂S) Air jadi keruh, hitam kecokelatan," tambahnya.

Suprayitno juga menyebutkan, dampaknya terhadap para nelayan dan mnasyarakat, karena ikan akan menjauh dari lokasi tumpahan. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral