- tvOnenews - Abdul Gani Siregar
Panen Melon Mesuji Jadi Etalase Nasional, Wamentrans Dorong Produk Transmigrasi Tembus Pasar Global
Jakarta, tvOnenews.com - Kabupaten Mesuji, Lampung, ditegaskan sebagai salah satu wajah keberhasilan program transmigrasi nasional. Dalam hal ini, Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans), Viva Yoga Mauladi, menyebut kawasan tersebut sebagai bukti nyata. Hal ini karena transmigrasi tidak hanya membangun pemukiman, tetapi juga melahirkan sentra ekonomi berbasis produk unggulan yang berdaya saing.
Hal itu disampaikan Viva Yoga Mauladi usai Panen Melon di Desa Tanjung Menang, Kabupaten Mesuji, Lampung, Jumat (23/1/2026).
“Kami datang di Kabupaten Mesuji. Jadi kami sangat senang karena Mesuji itu adalah salah satu produk dari program transmigrasi,” ujar Viva Yoga.
Ia menjelaskan, program transmigrasi yang telah berjalan sejak era Presiden Soekarno hingga Presiden Prabowo Subianto telah melahirkan ribuan wilayah administratif baru yang kini menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.
“Karena program transmigrasi sejak zaman Presiden Soekarno sampai Presiden Prabowo Subianto telah melahirkan desa definitif sebanyak 1.567 desa, 466 kecamatan, 116 kabupaten-kota, dan 3.000 kota-provinsi, Provinsi Kalimantan Utara, Papua Selatan, dan Sulawesi Barat,” katanya.
Viva Yoga menegaskan, keberhasilan transmigrasi tidak terlepas dari kekuatan produk unggulan di setiap kawasan. Saat ini, terdapat 154 kawasan transmigrasi nasional dengan potensi komoditas yang berbeda-beda.
“Dan banyak produk unggulan masing-masing kawasan transmigrasi yang tersebar di 154 kawasan kewilayahan nasional. Di Mesuji ini ada melon, pisang, singkong, dan kami telah menggandeng off-taker untuk MoU agar produk-produk petani kawasan transmigrasi ini bisa dijual di Toko Krishna Bali,” ungkapnya.
Menurutnya, kehadiran off-taker menjadi kunci agar hasil produksi warga transmigrasi tidak berhenti di tingkat panen, tetapi memiliki kepastian pasar yang mampu meningkatkan kesejahteraan.
“Dan ini menjadi komitmen kami bahwa Kementerian Transmigrasi menginginkan agar perjuangan dari para warga trans yang menanam, kemudian memproses, kemudian memproduksi itu ada off-takernya yang kira-kira nanti akan dapat meningkatkan pendapatan mereka,” jelas Viva Yoga.
Ia menambahkan, setiap kawasan transmigrasi memiliki karakter dan keunggulan tersendiri yang akan dikembangkan melalui strategi hilirisasi berbasis industri, dengan melibatkan langsung masyarakat transmigrasi.