news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Jenazah pramugari pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport Florencia Lolita Wibisono (33) tiba di Jakarta, pada Rabu (21/1/2026)..
Sumber :
  • Antara/Putra M. Akbar

Identitas 7 Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Terungkap Berkat Sidik Jari

Kepala Pusat Identifikasi Pusdokkes Polri, Brigjen Mashudi ungkap identitas tujuh korban pesawat ATR 42-500 (IAT) teridentifikasi berdasarkan sidik jari korban.
Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:33 WIB
Reporter:
Editor :

Makassar, tvOnenews.com - Kepala Pusat Identifikasi Pusdokkes Polri, Brigjen Mashudi ungkap identitas tujuh korban pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport (IAT) teridentifikasi berdasarkan sidik jari. 

Ia mencontohkan kantong jenazah nomor PM 62.B.05 yang teridentifikasi sebagai Yoga Noval Prayogo. 

"Dari tujuh kantong jenazah yang diterima memang semuanya masih bisa teridentifikasi dengan sidik jari. Terhadap kantong jenazah PM 05 (PM 62.B.05) Ini kami mengambil perbandingan jempol kanan," ungkapnya. 

DVI Identitas 7 Korban Kecelakaan ATR 42-500 Terungkap
Sumber :
  • Wawan Setyawan/tvOne

Mashudi mengatakan sidik jari jenazah Yoga Noval Prakoso masih terdapat papiler

Ia menegaskan setiap manusia memilki identitas sidik jari yang berbeda. 

"Jadi memang kuasa Tuhan itu memberikan kita Manusia identitasnya dengan sidik jari. Sidik jari jempol kanan, jempol kiri ataupun jari telunjuk, jari kelingking, itu semuanya beda. Memiliki ciri-ciri khusus," ungkapnya. 

"Kemudian kapilernya itu memiliki ciri-ciri ada yang garisnya terputus, titik putus, ada dua jadi satu, dan sebaliknya. Nah, inilah memberikan ciri-ciri khusus," imbuhnya. 

Mashudi mengatakan identifikasi bisa terungkap melalui sidik jari jika ada 12 titik kesamaan. 

Meski demikian, Mashudi mengaku kesulitan untuk mengidentifikasi sidik jari korban atas nama Hariadi. 

"Terhadap kantong 06 (PM 62.B.06 atas nama Hariadi) ini sidik jaringan mulai menipis. Tapi dengan ketelitian anggota ini bisa juga menemukan kesamaan," ucapnya. 

Mashudi menegaskan hasil identifikasi yang dilakukan oleh tim DVI gabungan ini bisa dipertanggungjawabkan secara saintifik.  

"Mudah-mudahan, tentu saja ini bisa memberikan manfaat kepada keluarga yang tentu sudah menunggu lama. Kepastian identitas jenazah untuk bisa segera diserahterimakan dan dilakukan pemakaman sebagaimana mestinya," pungkasnya. (wsn/muu)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral