news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Istana Negara KIPP IKN di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur..
Sumber :
  • ANTARA

Istana Wapres di IKN Hampir Rampung, ASN Setwapres Diminta Bersiap Pindah Bertahap

Istana Wakil Presiden di IKN hampir rampung. Wapres Gibran mendorong ASN Setwapres mulai bersiap berkantor di ibu kota baru secara bertahap.
Minggu, 25 Januari 2026 - 08:45 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Pembangunan Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) hampir rampung. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pun mulai mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) untuk bersiap berkantor di ibu kota baru secara bertahap.

Hal itu disampaikan Staf Khusus Wakil Presiden RI, Tina Talisa, dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2026). Menurutnya, perkembangan pembangunan kawasan inti pemerintahan di IKN semakin memantapkan kesiapan Nusantara sebagai pusat aktivitas kementerian dan lembaga negara.

“Bapak Wakil Presiden sangat memberikan dukungan. Bahkan beliau mendorong agar kami dari Sekretariat Wakil Presiden secara bertahap berkantor di IKN,” ujar Tina.

Sebagai bagian dari percepatan persiapan pemindahan ASN, Tina bersama jajaran Setwapres telah meninjau langsung kawasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara pada Senin (20/1/2026). Rombongan diterima langsung oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.

Kunjungan tersebut menjadi penanda bahwa instruksi Wapres Gibran tidak lagi sebatas imbauan, melainkan telah memasuki tahap implementasi bertahap. Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan Glamping, Rumah Jabatan Menteri (RJM), Istana Wakil Presiden, Kantor Balai Kota Otorita IKN, hingga Istana Negara.

Tina menjelaskan, pemindahan ASN ke IKN tidak hanya soal perpindahan lokasi kerja, tetapi juga transformasi budaya birokrasi menuju sistem kerja yang lebih modern, adaptif, dan efisien. Kehadiran fisik Setwapres di IKN diharapkan dapat menjadi katalis bagi kementerian dan lembaga lainnya untuk melakukan langkah serupa.

“Ini sejalan dengan visi IKN sebagai smart city, yang menuntut adaptasi teknologi tinggi dan integrasi data antarlembaga yang lebih cair dibandingkan pola birokrasi konvensional,” jelasnya.

Selain itu, Tina menekankan bahwa keberadaan ASN di IKN harus sejalan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Konsep pembangunan ibu kota baru tidak lagi berorientasi pada gedung pencakar langit semata, melainkan pada pemanfaatan energi bersih, pengelolaan air mandiri, serta penguatan konsep ekowisata.

Menurutnya, penggunaan panel surya dan sistem pengelolaan air di KIPP Nusantara terus dipantau agar operasional perkantoran Setwapres tidak meninggalkan jejak karbon yang besar. Hal ini sejalan dengan target IKN sebagai kota hijau berkelanjutan.

“Kawasan Glamping yang kami tinjau juga menunjukkan sisi lain IKN yang menawarkan keseimbangan antara beban kerja birokrasi dan ketenangan alam. Konsep ini diharapkan dapat menekan tingkat stres ASN yang berpindah dari hiruk-pikuk Jakarta,” kata Tina.

Ia juga memastikan Otorita IKN terus memperkuat kesiapan infrastruktur dan ekosistem kerja ASN di Nusantara. Langkah tersebut menjadi penegasan keseriusan pemerintah dalam menjadikan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Di sisi lain, proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara secara keseluruhan menunjukkan percepatan signifikan, khususnya di klaster inti pemerintahan. Fokus utama saat ini adalah kesiapan fisik untuk mendukung kepindahan eksekutif dan birokrat pada 2028.

Founder SHAU Architects, Daliana Suryawinata, yang terlibat dalam perancangan kompleks Istana Wakil Presiden, menyatakan progres pembangunan gedung tersebut telah mencapai 86 persen hingga akhir 2025. Capaian itu menjadikan Istana Wapres sebagai salah satu proyek strategis di KIPP yang paling cepat mendekati tahap finalisasi.

“Capaian ini menempatkan Istana Wapres sebagai salah satu proyek strategis yang paling siap secara fisik di kawasan inti pemerintahan,” ujar Daliana.

Ia menjelaskan, desain Istana Wakil Presiden di IKN mengusung filosofi Huma Betang Umai. Huma Betang merupakan rumah panjang khas Suku Dayak yang melambangkan persatuan, kebersamaan, dan musyawarah, sementara Umai berarti lapang atau luas. Konsep ini diterjemahkan melalui ruang terbuka yang luas dan sistem ventilasi alami yang optimal.

Desain tersebut dinilai sejalan dengan visi IKN sebagai Sustainable Forest City, yakni kota yang mengintegrasikan pembangunan modern dengan pelestarian lingkungan. Dengan progres pembangunan yang hampir rampung dan kesiapan ASN yang mulai dimatangkan, pemerintah menargetkan IKN benar-benar siap menjadi pusat pemerintahan Indonesia dalam beberapa tahun ke depan. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral