- Istimewa
Profil Lucky Element, Musisi yang Mengukir Jejak di Musik Indonesia hingga Tutup Usia
Lucky pernah mengungkap bahwa dirinya sempat pingsan setelah tampil di atas panggung sebelum akhirnya mengetahui penyakit yang dideritanya, setelah berpindah-pindah dokter dan rumah sakit. Meski begitu, ia memilih untuk tidak terlalu mengumbar kondisinya ke publik. Bagi Lucky, yang terpenting adalah tetap menjalani pengobatan dan terus berkarya.
Dalam sebuah kesempatan, Lucky menjelaskan bahwa tuberkulosis tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menyerang organ lain, termasuk ginjal. Ia menyebut bahwa penyakit tersebut sempat membuat salah satu ginjalnya mengecil, sementara yang lain mengalami pembengkakan. Meski dalam kondisi tersebut, Lucky tetap tampil bersama Element, menunjukkan dedikasi dan profesionalisme tinggi terhadap dunia musik.
Rekan satu bandnya, Ferdy Tahier, dalam unggahan duka, turut menyinggung perjuangan Lucky melawan penyakit yang diidapnya. Ia menyebut bahwa sahabatnya itu kini telah terbebas dari rasa sakit, tidak lagi membutuhkan perawatan intensif seperti cuci darah dan oksigen, serta berharap Lucky mendapatkan ketenangan di alam baka.
Sebagai musisi, Lucky Widja juga dikenal sebagai sosok rendah hati dan berdedikasi. Ia pernah tampil dalam berbagai proyek hiburan, termasuk menjadi bintang video klip ABThree, yang semakin mengukuhkan popularitasnya di era awal 2000-an. Namun, di balik sorotan publik, Lucky tetap dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan tidak suka memamerkan kondisi pribadinya, termasuk saat sakit.
Lucky Widja wafat di usia yang relatif muda, namun meninggalkan jejak panjang dalam perjalanan musik Indonesia. Karyanya bersama Element menjadi bagian dari memori kolektif generasi pendengar musik pop Tanah Air. Lagu-lagu yang ia nyanyikan terus diputar dan dikenang, menjadi saksi kontribusinya dalam industri kreatif nasional.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta, pada Senin, 26 Januari 2026, siang hari setelah Salat Dzuhur. Keluarga, sahabat, serta para penggemar diperkirakan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah memberikan warna tersendiri bagi musik Indonesia.
Kepergian Lucky Widja menutup satu bab penting dalam perjalanan band Element, sekaligus menjadi pengingat akan dedikasi dan keteguhan seorang musisi dalam berkarya, bahkan di tengah keterbatasan fisik. Suaranya akan terus hidup dalam karya-karya yang telah ia tinggalkan, menjadi bagian dari sejarah musik pop Indonesia. (nsp)