news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi garis polisi..
Sumber :
  • Anadolu

Ngenes, Guru di Kota Tangsel Dipolisikan Usai Nasihati Siswa, Orang Tua Murid Belum Cabut Laporan Meski Terlapor Minta Maaf

Dunia pendidikan tanah air kembali diguncang dengan ulah orang tua murid yang mempolisikan seorang guru SD swasta di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bernama Christiana Budiyanti.
Kamis, 29 Januari 2026 - 06:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dunia pendidikan tanah air kembali diguncang dengan ulah orang tua murid yang mempolisikan seorang guru SD swasta di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bernama Christiana Budiyanti.

Lantas peristiwa seorang guru SD di Pamulang yang dipolisikan oleh orang tua murid itu pun viral di media sosial dan menuai polemik.

Akun instagram @dinogabrl yang mengaku sebagai anak dari guru tersebut menceritakan awal mula peristiwa yang membuat ibunya dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan.

Dalam unggahannya itu sang pemilik akun mengungkap jika persitiwa bermula pada Agustus 2025 kala adanya kegiatan lomba di sekolah tersebut.

Kala itu terdapat seorang murid yang terjatuh namun ditinggal begitu saja oleh teman-teman sebayanya saat kegiatan lomba tersebut berlangsung.

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan
Sumber :
  • Istimewa

Sang guru pun lantas memberikan nasihat umum kepada para murid agar lebih dapat bertanggungjawab dan peduli terhadap sesama temannya yang terkena musibah.

"Kejadian tersebut membuat ibuku, sebagai wali kelas menyampaikan nasihat kepada seluruh murid secara umum agar lebih bertanggung jawab dan saling peduli," tulis unggahan akun tersebut dikutip pada Rabu (28/1/2026).

Namun, seorang murid justru salah menafsirkan maksud dari nasihat yang diberikan sang guru kepadanya.

Alhasil, salah satu orang tua murid pun lantas melaporkan sang guru ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak hingga Polres Tangsel.

"Meskipun telah dilakukan upaya mediasi secara kekeluargaan, pihak keluarga memilih memindahkan anaknya ke sekolah lain dan melaporkan ibuku," tulis akun itu.

Lantas kasus polemik antara orang tua murid dan sang guru yang berujundg dipolisikan itu pun menuai respons publik dengan munculnya petisi.

Petisi yang telah ditandatangani sekitar 22 ribu pengunjung itu pun mendukung langkah sang guru dalam sikapnya memeberikan nasihat kepada para muridnya.

Maaf Sang Guru Ditolak Orang Tua Pelapor

Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan mengkonfirmasi adanya laporan yang ditujukan terhadap sang guru SD tersebut.

Wira mengungkap jika proses mediasi antar dua belah pihak yang berkasus itu telah memasuki tahapan mediasi.

Menurutnya dalam proses mediasi itu, sang guru justru menyampaikan pemrinytaan maaf kepada orang tua murid yang melaporkannya itu.

"Di mana pihak terlapor (guru) mengutarakan permohonan maaf kepada pelapor (orang tua murid), dalam hal ini jika dalam hal mendidik anak ada kata-kata kurang berkenan," kata Wira kepada awak media, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Wira menjelaskan dalam mediasi yang dilakukan turut serta menghadirkan unsur pemrintah daerah yakni Dinas Pendidikan dan UPTD PPPA Kota Tangsel

Menurutnya pihak pelapor belum memutuskan untuk mencabut laporannya atau restorative justice usai sang guru menyampaikan permohonan maafnya.

Ia menyebut jika kubu pelapor masih mendiskusikan permintaan maaf yang disampaikan sang guru tersebut.

"Pihak terlapor sudah membuka hal tersebut namun memang keputusan apakah diselesaikan secara RJ atau tidak, pihak pelapor masih minta waktu ruang untuk diberikan," kata Wira.

"Pelapor memang masih memikirkan hal tersebut, masih diterima atau belum (permintaan maaf). Namun pelapor sangat membuka diri terkait progresnya agar tidak terjadi lagi," sambungnya.(raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:56
01:53
05:36
05:33
01:17
02:15

Viral