news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Guru di Tangsel Dilaporkan Terkait Tuduhan Kekerasan Verbal Terhadap Murid.
Sumber :
  • Instagram @dinogabrl

Mediasi Buntu, Kasus Guru di Tangsel Dipolisikan Orang Tua Murid Tetap Lanjut

Kapolres Metro Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo menuturkan, hasil pertemuannya, saat ini terlapor tetap memilih untuk melanjutkan proses hukum.
Kamis, 29 Januari 2026 - 09:59 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Metro Tangerang Selatan mengungkap hasil mediasi yang dilakukan oleh orang tua murid dengan guru SDK di wilayah Tangerang Selatan, yang dilaporkan terkait dugaan kekerasan verbal, pada Rabu (28/1/2026).

Kapolres Metro Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo menuturkan, hasil pertemuannya, saat ini terlapor tetap memilih untuk melanjutkan proses hukum.

“Untuk saat ini pelapor memutuskan untuk tetap melajutkan Laporan Polisi yang sudah dilaporakan di Polres Tangerang Selatan,” kata Boy, kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).

Sementara itu, Boy mengungkapkan, terlapor telah menyampaikan permohonan maaf kepada murid dan orang tuanya. Pelapor juga menuturkan, perkataan yang disampaikan diniatkan untuk kebaikan muridnya.

“Terlapor meminta maaf kepada anak dan orang tua apabila membuat sedih, kecewa atas perbuatan dan perkataan bu BUDI selama ini tapi niatan saya untuk kebaikan anak,” jelas Boy.

Kemudian Boy meminta kepada para pihak dalam penyampaian argument untuk lebih mengedepankan solusi dan menurunkan ego masing-masing pihak. Selanjutnya, Boy berharap dengan pertemuan/mediasi saat ini, akan menghasilkan solusi penyelesain secara damai.

“Pelapor menyampaikan masih membuka ruang mediasi / Restorative Justice masih terbuka dikemudian hari. Pelapor akan menggunakan hak jawab kepada media,” jelasnya.

Diketahui, pelayangan laporan terhadap guru ini viral di media sosial Instagram, dalam akun diduga milik anaknya, dengan keterangan “Tolong bantu Ibuku. Akhirnya aku mengaktifkan akun Instagram ini lagi. Bukan untuk membagikan momen, tapi untuk membantu ibu”.

Dijelaskan bahwa insiden ini bermula saat kegiatan lomba yang berlangsung pada Agustus 2025 lalu. Saat itu ada seorang murid yang terjatuh dan tidak segera mendapat pertolongan dari rekannya, sehingga ditolong oleh orang tua murid di lokasi.

Selanjutnya guru berinisial CB yang merupakan ibu pengunggah postingan di Instagram, menyampaikan nasihat kepada seluruh murid secara umum agar lebih bertanggung jawab dan saling peduli. Disebutkan bahwa nasihat tersebut disampaikan tanpa kata-kata kasar dan tanpa menyudutkan murid tertentuz

Namun ternyata nasihat tersebut dipersepsikan berbeda oleh salah satu pihak sebagai bentuk dimarahi di depan kelas. Hal ini telah dilakukan upaya mediasi secara kekeluargaan, kemudian pihak keluarga memindahkan anaknya ke sekolah lain.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:56
01:53
05:36
01:17
02:15
07:47

Viral