- Julio Trisaputra-tvOne
Hujan Deras Guyur Jakarta! Banjir Seperut Orang Dewasa Rendam Cipinang Muara: Ibu Hamil, Anak-Anak dan Lansia Belum Dievakuasi
Jakarta, tvOnenews.com — Hujan deras mengguyur Jakarta sejak Rabu (28/1/2026) malam. Genangan hingga banjir pun tak terhindarkan lagi.
Tim tvOnenews.com turun ke lapangan memantau banjir di Jakarta. Salah satu wilayah yang dipantau adalah permukiman Cipinang Muara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Sedikitnya dua RT di sana dilaporkan masih terendam air akibat hujan deras yang mengguyur hingga meluapnya Kali Sunter. Genangan air merendam RT 06 dan RT 12 dengan ketinggian bervariasi.
Banjir menyebabkan aktivitas warga lumpuh dan menimbulkan berbagai keluhan terutama terkait kesehatan dan kebutuhan dasar sehari-hari.
- Julio Trisaputra-tvOne
- Julio Trisaputra-tvOne
Salah satu warga, Yeni, mengatakan hingga Kamis (29/1/2026) siang masih terdapat kelompok rentan yang belum mendapatkan penanganan maksimal.
“Di sini ada anak-anak, lansia dan tiga orang ibu hamil yang sampai sekarang belum dievakuasi,” ujarnya.
Menurut Yeni, sejak banjir melanda pada hari sebelumnya, warga juga belum menerima bantuan dari pemerintah daerah setempat.
Kondisi tersebut membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan pokok termasuk makanan dan perlengkapan kesehatan.
“Sejak kemarin belum ada bantuan sama sekali. Kami kesulitan buang air besar karena fasilitas tidak bisa digunakan. Banyak juga warga yang mengalami gatal-gatal di kulit,” kata Yeni.
- Julio Trisaputra-tvOne
- Julio Trisaputra-tvOne
Air banjir yang menggenang bercampur dengan lumpur dan sampah rumah tangga sehingga menimbulkan kekhawatiran akan munculnya penyakit terutama bagi anak-anak dan lansia.
Warga berharap adanya bantuan segera berupa sembako, peralatan medis, obat-obatan serta perlengkapan rumah tangga untuk menunjang kebutuhan selama banjir.
Selain bantuan darurat, warga juga menyoroti perlunya penanganan jangka panjang untuk mengatasi banjir yang kerap berulang di wilayah tersebut.
Warga berharap pelebaran Kali Sunter agar mampu menampung debit air saat hujan deras.
“Kami berharap Kali Sunter bisa dilebarkan supaya banjir tidak terus terjadi setiap hujan deras. Kami khawatir tembok pembatas kali jebol karena sudah retak," ujar Yeni. (jts/nsi)