- Tangkapan layar
Kabar Damai Viral di Media Sosial, Polisi Bongkar Fakta Kasus Pegawai Ritel Dianiaya Sejumlah OTK di Jakarta Selatan
Jakarta, tvOnenews.com – Viral di media sosial video aksi penganiayaan menimpa pegawai ritel di Ampera, Pasar Minggu, Jakarta Selatan disebut-sebut telah damai.
Akan tetapi, hal itu dibantah polisi. Nyatanya kasus tersebut masih terus ditangani oleh pihak kepolisian.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Putu Yuni Setiawan mengungkapkan hal ini saat ditanya soal perkembangan penanganan kasus tersebut.
“Jadi memang untuk yang di Pasar Minggu itu kejadiannya ada. Dari pihak sana (terduga pelaku) ada upaya untuk mediasi, tapi masih belum. Kita dari Polres masih profesional aja,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Meskipun jalur mediasi dimungkinkan, Putu menyebut pihaknya tetap mengedepankan profesionalitas dalam penanganan kasus tersebut.
Menurut dia, mediasi harus saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, bukan satu pihak saja.
“Kalau dari mediasi yang penting mediasinya win-win. Tetap kita profesional karena itu bukan delik aduan, tetap kita penanganan profesional,” ucapnya.
Soal adanya permintaan maaf dari pihak terduga pelaku kepada korban, Putu mengatakan upaya tersebut masih dalam proses karena ada kerugian yang timbul akibat peristiwa tersebut.
“Upaya itu ada. Mereka masih berproses karena ada kerugian yang ditimbulkan. Mungkin itu masih dibicarakan sama mereka. Ada kerugian material atau apa mungkin masih dibicarakan,” terangnya.
Putu menyebut pihaknya memfasilitasi upaya mediasi antara kedua belah pihak. Meski demikian, langkah penegakan hukum tetap dijalankan sesuai prosedur.
“Iya kita fasilitasi, kita mediasi, persilakan mereka. Tapi langkah profesional tetap,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan, insiden ini bermula saat mobil putih menabrak sepeda motor yang terparkir di Ampera pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Tabrakan tersebut memicu adu mulut antara pengemudi mobil dengan pegawai ritel yang berada di lokasi.
Situasi sempat memanas sebelum akhirnya berujung pada aksi kekerasan.
Tak lama setelah itu, mobil berwarna hitam tiba di lokasi. Dari kendaraan tersebut, turun sekitar tujuh pria tak dikenal yang langsung menyerang pegawai ritel. (Foe Peace Simbolon/VIVA/nsi)