news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ilustrasi Investasi Digital dan Kripto di Indonesia, Tren atau Masa Depan Ekonomi? Ekosistem Digital CFX CryptoConference 2025.
Sumber :
  • Istockphoto

Bitcoin Terus Turun Saat Emas Melesat, Ini Penyebab Investor Ramai Tinggalkan Kripto

Harga bitcoin terus melemah saat emas melonjak tajam. Ini alasan investor beralih ke emas dan meninggalkan aset kripto dalam beberapa waktu terakhir.
Jumat, 6 Februari 2026 - 11:23 WIB
Reporter:
Editor :

Data perdagangan menunjukkan harga emas sempat terkoreksi ke US$4.662 per troy ounce pada awal Februari, sebelum kembali naik ke kisaran US$4.903 per troy ounce sehari kemudian. Proyeksi pasar bahkan menempatkan emas berpotensi kembali ke atas US$5.000 per troy ounce untuk pengiriman April 2026.

Sejumlah bank investasi global juga optimistis terhadap prospek emas. Goldman Sachs memproyeksikan harga emas dapat mencapai US$5.400 per troy ounce, sementara JPMorgan bahkan memperkirakan emas berpeluang menembus US$6.300 per troy ounce pada akhir 2026.

Lonjakan ini turut didorong oleh pembelian emas secara agresif oleh bank sentral di berbagai negara. Mereka meningkatkan cadangan emas sembari mengurangi eksposur terhadap valuta asing, termasuk dolar AS, yang dinilai semakin berisiko di tengah dinamika geopolitik dan perubahan arah kebijakan moneter.

Bitcoin Kehilangan Daya Tarik Safe Haven

Perbedaan arah antara harga bitcoin hari ini dan emas juga mencerminkan pergeseran persepsi investor terhadap fungsi Bitcoin sebagai aset lindung nilai. Dalam beberapa tahun terakhir, Bitcoin sempat dipromosikan sebagai “emas digital.” Namun, volatilitas tinggi dan koreksi tajam yang terjadi belakangan membuat status tersebut kembali dipertanyakan.

Sepanjang setahun terakhir, nilai pasar aset kripto dilaporkan telah menyusut hingga US$1,7 triliun. Penurunan ini mempertegas bahwa kripto masih sangat rentan terhadap sentimen risiko global, berbeda dengan emas yang cenderung menguat saat ketidakpastian meningkat.

Selain itu, ekspektasi pengetatan likuiditas global turut memukul pasar kripto. Pasar menduga bank sentral AS akan lebih berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan moneter, seiring perubahan kepemimpinan di Federal Reserve. Kondisi ini mengurangi aliran dana murah ke aset spekulatif, termasuk Bitcoin.

Perbandingan Pergerakan Bitcoin dan Emas Terkini

Berikut gambaran pergerakan dua aset dalam beberapa waktu terakhir:

  • Bitcoin

    • Harga terbaru: sekitar US$71.000 per BTC

    • Turun sekitar 7 persen dalam sehari

    • Terendah sejak Oktober 2024

  • Emas

    • Harga terbaru: sekitar US$4.900 per troy ounce

    • Diproyeksikan kembali menembus US$5.000

    • Tren menguat dalam beberapa pekan terakhir

Perbedaan kinerja ini memperjelas mengapa investor global kini lebih memilih emas ketimbang kripto sebagai instrumen lindung nilai. Selama sentimen risiko masih tinggi dan kejelasan regulasi kripto belum menguat, tekanan terhadap harga BTC hari ini diperkirakan masih akan berlanjut, sementara emas tetap menjadi tujuan utama arus dana defensif. (nsp)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:08
01:30
03:26
01:09
03:47
02:01

Viral