- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Eks Menteri PPPA: Fatmawati Trophy Bagian dari Gerakan Kebudayaan Perempuan
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengatakan bahwa peluncuran “Fatmawati Trophy” merupakan bagian dari gerakan kebudayaan yang menempatkan perempuan sebagai subjek utama sejarah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara peluncuran “Fatmawati Trophy” di Rumah Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (7/2/2026), bertepatan dengan peringatan 103 tahun kelahiran Fatmawati Soekarno.
Menurut Bintang, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menegaskan kembali peran strategis perempuan dalam perjalanan bangsa.
Ia menilai, sejarah Indonesia tidak hanya dibentuk oleh peristiwa politik besar, tetapi juga oleh kontribusi perempuan yang kerap bekerja dalam senyap namun memiliki dampak besar.
“Fatmawati Trophy adalah monumen nilai. Kita ingin melahirkan kepemimpinan perempuan yang memiliki keteguhan prinsip seperti Ibu Fatmawati, yang mampu menjadi arsitek peradaban bagi Indonesia Raya,” ujarnya.
Ia menambahkan, sosok Fatmawati mencerminkan kekuatan moral, kesederhanaan, dan keberanian perempuan Indonesia.
Nilai-nilai tersebut, kata dia, perlu terus dihidupkan melalui berbagai ruang kebudayaan dan kreativitas, termasuk melalui ajang Fatmawati Trophy.
Bintang berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah lahirnya generasi perempuan yang berintegritas, berdaya saing, serta mampu mengambil peran kepemimpinan di berbagai sektor kehidupan.
Peluncuran Fatmawati Trophy menjadi bagian dari rangkaian peringatan kelahiran Fatmawati tahun ini, sekaligus penegasan komitmen untuk merawat warisan sejarah perempuan Indonesia sebagai fondasi peradaban bangsa. (jts/dpi)