- tvOnenews - Aldi Herlanda
Wamentrans: Hutan di Kawasan Transmigrasi Harus Dilepas Statusnya
Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Transmigrasi terus melakukan upaya menciptakan ekonomi baru khususnya di wilayah transmigrasi. Salah satu upaya yang akan dilakukan yakni penyelesaian persoalan lahan.
Wakil Menteri Transmigtasi, Viva Yoga Mauladi mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk melepas hak hutannya jika berada di kawasan transmigrasi.
"Apabila ada kawasan hutan di dalam kawasan transmigrasi, maka Kementerian Kehutanan harus melepas hak hutannya di kawasan transmigrasi," katanya, Minggu (8/2/2026).
Viva menyebut, saat ini sudah ada 19 daerah yang tak hutannya sudah dilepas oleh Kementerian Kehutanan.
"Tapi kalau yang masih belum selesai lapor ke kami, kami akan proses sesuai dengan peraturan perundang-undangan," jelasnya.
Sebelumnya, Viva Yoga Mauladi menyebut, bahwa kawasan transmigrasi harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Hal ini diungkapkan Viva di acara penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (PATRI) di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (8/2/2026) malam.
"Kita melakukan kerja sama dengan mitra dari swasta dan para investor agar di kawasan transmigrasi itu tumbuh pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan bisa mengembangkan produk-produk unggulan," katanya.
Viva menyebut, pemerintah saat ini tengah berusaha untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya yang berada di kawasan transmigrasi.
"Jadi, semuanya itu bermuara pada bagaimana transformasi dari transmigrasi ini bisa menciptakan peluang usaha baru secara ekonomi," ujarnya.
Di sisi lain, Viva menyebut, PATRI merupakan Mitra strategis dari pemerintah selama ini khususnya di kawasan transmigrasi.
Sehingga keberadaannya diharapkan mampu menjadi pendukung dalam menjalankan program sesuai dengan asta-cita Presiden Prabowo Subianto.
"PATRI adalah organisasi mitra strategis dari Kementerian Transmigrasi yang membantu program-program dari Kementerian Transmigrasi," jelasnya. (aha/aag)