news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • dok. BPMI Istana Negara

Survei Capres 2029: Prabowo Masih Teratas, Wajah Baru Mulai Masuk Radar

Survei IPI memetakan bursa capres dan cawapres 2029. Nama baru bermunculan, sementara Prabowo, Gibran, dan Ganjar masih teratas.
Selasa, 10 Februari 2026 - 08:56 WIB
Reporter:
Editor :

Survei IPI juga mencatat bahwa rendahnya elektabilitas sejumlah tokoh populer menegaskan bahwa popularitas semata tidak lagi cukup. Pemilih semakin kontekstual dan mempertimbangkan rekam jejak serta kapasitas kepemimpinan dalam menentukan pilihan, khususnya untuk Pilpres 2029.

Meski begitu, dominasi nama-nama besar masih terlihat kuat. Presiden Prabowo Subianto menempati posisi teratas dengan elektabilitas 22,3 persen, jauh meninggalkan tokoh lain. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berada di posisi kedua dengan 12,2 persen, disusul Ganjar Pranowo dengan 9 persen.

Menurut Abdan, kondisi ini menunjukkan kuatnya pengaruh kekuasaan, kontinuitas elite, serta eksposur media dalam membentuk persepsi publik terhadap figur capres dan cawapres 2029. Namun, ia menilai jarak antara tingkat kelayakan yang tinggi dan elektabilitas yang masih moderat mengindikasikan pemilih belum sepenuhnya menjatuhkan pilihan.

“Publik mengenal dan menilai, tetapi belum sepenuhnya menentukan sikap politiknya. Ini menandakan ruang kontestasi masih sangat terbuka,” katanya.

Survei Indonesian Public Institute dilakukan pada 30 Januari hingga 5 Februari 2026 terhadap 1.241 responden berusia 17–65 tahun yang tersebar di 35 provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling, dengan margin of error sebesar 2,78 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dengan hasil tersebut, bursa capres dan cawapres 2029 diperkirakan akan semakin dinamis dalam beberapa tahun ke depan. Masuknya wajah-wajah baru, baik dari kalangan menteri maupun kepala daerah, menjadi sinyal bahwa peta politik nasional tidak lagi sepenuhnya didominasi figur lama, meskipun kekuatan elite masih menjadi faktor penentu utama dalam membentuk preferensi pemilih. (ant/nsp)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:50
01:49
00:45
02:17
01:12
00:52

Viral