- Instagram @jakartaselatan24jam
Tembok Roboh di SMPN 182 Jakarta Ternyata Milik Warga, Sempat Janji akan Diperbaiki Usai Perayaan Imlek
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkap fakta baru soal insiden tembok beton pembatas sekolah SMPN 182 Jakarta yang roboh pada Minggu (16/2/2026).
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menuturkan tembok setinggi 5,3 meter dan sepanjang 64 meter yang roboh tersebut adalah milik warga.
“Pada tanggal 24 Desember 2025 sekolah sudah bersurat diketahui lurah yang ditujukan kepada pemilik rumah tentang tembok yang miring kepada pemilik rumah dan berjanji akan diperbaiki setelah perayaan Imlek,” kata Isnawa, kepada wartawan, Senin (16/2/2026).
Pascakejadian tembok roboh tersebut, pihak SMPN 182 Jakarta berkoordinasi dan mengadakan pertemuan dengan pemilik rumah, Kasudindik JS1, FKDM Kecamatan, LMK Kalibata, Lurah Kalibata, Satpol PP Kalibata dan Polsek Pancoran.
“Pertemuan dilakukan sekitar pukul 13.20 WIB di SMPN 182 Jakarta. Pada pukul 14.00 WIB telah terjadi kesepakatan bahwa pemilik rumah akan bertanggung jawab untuk memperbaiki bangunan SMPN 182 seperti semula,” terang Isnawa.
Atas peristiwa ini, pihaknya akan segera mengeruk puing yang berada di aliran sungai agar tidak terjadi banjir yang akan berdampak pada warga sekitar.
“Pada pukul 15.30 WIB mesin pengeruk milk SDA Jakarta Selatan sudah berada dilokasi melakukan pembersihan bersama PPSU Kelurahan Kalibata. Pekerjaan akan diselesaikan secepatnya sebelum siswa masuk sekolah pada tanggal 23 Februari 2026,” ujar Isnawa.
Untuk diketahui, detik-detik tembok SMPN 182 Jakarta roboh terekam CCTV. Video rekaman CCTV itu menjadi viral di media sosial @wargajakarta.id.
Tampak tembok sekolah yang berada di daerah Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan itu roboh pada Minggu (15/2/2026) siang.
Saat tembok panjang tersebut roboh, beruntung tidak ada warga yang melintas. Diketahui juga tidak ada korban luka dan jiwa dalam kejadian tersebut. (ars/nsi)