- TikTok/dr.piprim
Profil dr Piprim Basarah Yanuarso, Ketua IDAI yang Mengaku Dipecat Menkes Budi Gunadi Sadikin
Jakarta, tvOnenews.com - Nama dr Piprim Basarah Yanuarso mendadak menjadi sorotan publik setelah mengaku dipecat oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Pernyataan itu disampaikan langsung oleh dr Piprim melalui unggahan di media sosial pribadinya, menyusul polemik mutasi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) ke RSUP Fatmawati.
Lalu siapa sebenarnya dr Piprim Basarah Yanuarso?
Dokter Spesialis Jantung Anak dan Ketua IDAI
dr Piprim Basarah Yanuarso memiliki nama lengkap dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K). Ia dikenal sebagai dokter spesialis anak konsultan kardiologi anak, dengan fokus penanganan penyakit jantung pada bayi, anak, hingga remaja.
Saat ini, dr Piprim menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Dalam kapasitasnya tersebut, ia aktif menyuarakan berbagai isu kesehatan anak, termasuk soal tata kelola kolegium ilmu kesehatan anak.
Lahir pada 15 Januari 1967, dr Piprim telah meniti karier panjang di dunia medis. Selama sekitar 20 tahun, ia berpraktik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, yang merupakan rumah sakit rujukan nasional.
Sebagai konsultan kardiologi anak, keahliannya meliputi diagnosis dan penanganan kelainan jantung bawaan maupun gangguan jantung yang didapat pada anak.
Pendidikan dan Rekam Jejak Akademik
Dalam perjalanan akademiknya, dr Piprim menempuh pendidikan subspesialis kardiologi anak di Institusi Jantung Negara, Malaysia, dan menyelesaikannya pada 2007. Gelar Subsp.Kardio(K) menegaskan kompetensinya sebagai konsultan jantung anak.
Tak hanya sebagai praktisi, dr Piprim juga aktif di dunia pendidikan. Ia tercatat sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Pada Mei 2025, ia meraih gelar doktor (Dr.) dalam bidang Ilmu Kedokteran dari Universitas Indonesia.
Kombinasi peran sebagai dokter, akademisi, dan pimpinan organisasi profesi membuat dr Piprim menjadi salah satu figur berpengaruh dalam pengembangan ilmu kesehatan anak di Indonesia.
Polemik Mutasi ke RSUP Fatmawati
Kontroversi bermula ketika dr Piprim dimutasi dari RSCM ke RSUP Fatmawati oleh Kementerian Kesehatan. Ia mengaku menolak mutasi tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan asas meritokrasi dan dilakukan tanpa komunikasi yang memadai.