- Antara
Detik-Detik Mencekam Longsor di Tambang Emas Batu Putih Jayapura, Satu Orang Diduga Masih Terjebak di Kedalaman
Jakarta, tvOnenews.com - Tim SAR gabungan hingga saat ini masih berupaya keras melakukan operasi pencarian terhadap seorang pemuda yang dilaporkan tertimbun longsor di kawasan pertambangan emas ilegal Batu Putih, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.
Korban yang diketahui bernama Rafles Fonataba/Waromi (22) tersebut dinyatakan hilang sejak peristiwa maut itu terjadi pada Minggu (15/2) siang.
Kepala Kantor SAR Jayapura, Anton Sucipto, mengonfirmasi bahwa hingga Senin (16/2), proses penyisiran di lokasi kejadian masih terus berlangsung.
Insiden memilukan ini pertama kali terungkap setelah seorang saksi bernama Tambirana Woru memberikan laporan ke Kantor SAR Sentani.
Menurut keterangan saksi, saat itu mereka tengah melakukan aktivitas penambangan tradisional di lokasi tersebut. Namun, tanpa diduga, lereng tanah di sekitar area tambang mengalami longsor mendadak.
Karena kejadian yang begitu cepat, korban tidak sempat menyelamatkan diri dan langsung tertimbun oleh material tanah.
Meskipun pihak keluarga sempat melakukan upaya pencarian mandiri sesaat setelah kejadian pada pukul 14.30 WIT, sosok Rafles tak kunjung ditemukan hingga akhirnya mereka memutuskan untuk meminta bantuan profesional.
Dalam operasi kemanusiaan ini, Basarnas mengerahkan berbagai perlengkapan khusus untuk menembus material longsor, di antaranya kendaraan D-Max, peralatan ekstrikasi, perangkat komunikasi (Palkom), peralatan PalSAR, serta sejumlah alat pendukung lainnya.
"Pencarian masih terus dilakukan," kata Kepala Kantor SAR Jayapura Anton Sucipto saat memberikan keterangan terkait perkembangan di lapangan.
Untuk diketahui, area Batu Putih yang menjadi lokasi kejadian merupakan zona penambangan emas ilegal. (ant/dpi)