news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi tim rukyatul hilal sebelum penetapan sidang isbat awal Ramadhan 2025..
Sumber :
  • Antara

Sidang Isbat 1 Ramadhan 2026 Digelar Hari Ini: Cek Jadwal, Link Live Streaming, dan Tahapannya

Melalui sidang ini, pemerintah akan mengumpulkan dan memverifikasi data astronomi serta laporan pemantauan hilal dari berbagai wilayah di Indonesia sebelum menetapkan keputusan resmi. 
Selasa, 17 Februari 2026 - 07:42 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan segera menggelar Sidang Isbat untuk menentukan awal 1 Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa (17/2/2026) di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Melalui sidang ini, pemerintah akan mengumpulkan dan memverifikasi data astronomi serta laporan pemantauan hilal dari berbagai wilayah di Indonesia sebelum menetapkan keputusan resmi. 

Penentuan awal Ramadhan dilakukan dengan mengintegrasikan metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (observasi langsung). Hasilnya akan diumumkan kepada publik setelah seluruh rangkaian tahapan selesai.

Sidang Isbat dijadwalkan mulai pukul 16.00 WIB dan akan dihadiri Menteri Agama, Wakil Menteri Agama, pimpinan Komisi VIII DPR RI, Ketua MUI, Tim Hisab Rukyat Kemenag, perwakilan organisasi masyarakat Islam, hingga perwakilan negara sahabat. Rangkaian kegiatan diawali dengan seminar pemaparan posisi hilal berdasarkan data hisab. 

Setelah itu, peserta menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia.

Setelah seluruh laporan dihimpun, sidang penetapan digelar secara tertutup. Keputusan akhir kemudian diumumkan melalui konferensi pers.

Mengutip laman resmi Ditjen Bimas Islam, pendekatan integrasi hisab dan rukyatul hilal digunakan sebagai landasan bersama dalam menetapkan awal bulan Hijriah secara nasional guna menjaga persatuan umat.

Pelaksanaan Sidang Isbat memiliki dasar hukum melalui Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Sidang Isbat.

Regulasi tersebut mengatur integrasi hisab dan rukyatul hilal, penggunaan kriteria imkanur rukyat MABIMS, serta tata cara penetapan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah.

Sementara itu, berdasarkan perhitungan hisab pada saat Matahari terbenam, Selasa (17/2/2026), posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia masih berada di bawah ufuk. Tinggi hilal tercatat berkisar antara minus 2 derajat 24 menit di Jayapura hingga minus 0 derajat 56 menit di Tua Pejat, Sumatera Barat. 

Elongasi geosentris berada di kisaran 0 derajat 56 menit di Banda Aceh sampai 1 derajat 53 menit di Jayapura.

Fraksi iluminasi Bulan pada waktu tersebut juga masih sangat kecil, yakni sekitar 0,01 persen di Sinabang hingga 0,05 persen di Jayapura. Umur Bulan pun masih kurang dari nol jam di sebagian wilayah. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
08:11
03:01
01:30
04:46
05:55

Viral