news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ILUSTRASI - Banjir di Jakarta.
Sumber :
  • Rivan Awal Lingga-Antara

Jakarta Terendam Banjir, 76 RT dan 6 Ruas Jalan Tergenang, BPBD Kerahkan Personel Darurat

Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta sejak Jumat pagi (20/2/2026) kembali melumpuhkan aktivitas warga.
Jumat, 20 Februari 2026 - 10:17 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.comHujan deras yang mengguyur DKI Jakarta sejak Jumat pagi (20/2/2026) kembali melumpuhkan aktivitas warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat puluhan wilayah permukiman terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi hingga lebih dari satu meter.

Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyatakan genangan terjadi akibat kombinasi curah hujan tinggi dan meluapnya sejumlah kali di Ibu Kota.

BPBD mencatat 76 RT dan 6 ruas jalan tergenang hingga pukul 09.00 WIB.

Wilayah terdampak paling parah berada di Jakarta Selatan dengan total 73 RT. Kawasan Petogogan menjadi titik terluas dengan 39 RT terendam air setinggi 55–80 cm akibat luapan Kali Krukut dan PHB Nipam.

Sementara itu, Cipete Utara mengalami genangan tertinggi mencapai 105 cm.

Sejumlah wilayah lain juga terdampak, antara lain Pondok Pinang dengan genangan hingga 100 cm akibat luapan Kali Pesanggrahan, serta Ulujami setinggi 80 cm akibat luapan Kali Uangan.

Di Jakarta Barat, banjir terjadi di Kedaung Kali Angke dengan ketinggian sekitar 30 cm.

Banjir juga meluas ke infrastruktur jalan. Enam ruas jalan terpantau tidak dapat dilalui normal termasuk Jalan Pondok Karya di Pela Mampang yang tergenang hingga 60 cm dan Jalan Basoka Raya di Joglo setinggi 40 cm. Ruas Jalan Ciledug Raya di depan SPBU Shell pun ikut terendam.

Sebagian wilayah mulai menunjukkan perbaikan. Dua RT di Lebak Bulus dan dua RT di Pesanggrahan dilaporkan telah surut.

BPBD langsung mengaktifkan penanganan darurat dengan mengerahkan personel lintas dinas untuk penyedotan air dan pengendalian aliran.

“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” jelas Isnawa.

Pemerintah juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan masih berlangsung.

BPBD mengingatkan warga agar segera meminta bantuan bila terjadi keadaan darurat.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
29:02
04:42
05:28

Viral