GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Jakarta Wajib Tahu, Polisi Ungkap Pergeseran Jam Sibuk Selama Ramadan

Memasuki bulan suci Ramadan, pola pergerakan kendaraan di jalanan Jakarta mengalami perubahan signifikan. 
Jumat, 20 Februari 2026 - 15:41 WIB
Situasi lalu lintas di Jalan Gatot Subroto dan Gerbang Tol Semanggi yang mengarah ke timur pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa, Kamis (19/2).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Memasuki bulan suci Ramadan, pola pergerakan kendaraan di jalanan ibu kota mengalami perubahan signifikan. 

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mencatat adanya pergeseran waktu puncak kepadatan, baik pada pagi maupun sore hari, dibandingkan dengan hari-hari biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini terungkap setelah pihak kepolisian melakukan pemantauan dan analisis mendalam selama dua hari pertama bulan puasa

Kepala Bagian Pembinaan Operasional (Kabagbinopsnal) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, menjelaskan bahwa arus berangkat kerja kini cenderung lebih lambat.

"Pagi hari, masyarakat cenderung lebih siang, dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB, masyarakat baru menuju ke kantornya masing-masing," ujar Robby dalam keterangannya, Jumat (20/2).

Kondisi sebaliknya terjadi pada sore hari. Jika biasanya kemacetan memuncak saat jam pulang kantor di atas pukul 17.00 WIB, kini kepadatan sudah mulai terlihat sejak pukul 15.30 WIB. 

Hal ini disebabkan banyaknya warga yang ingin tiba di rumah lebih awal untuk mempersiapkan buka puasa.

"Mungkin karena masyarakat kita berupaya untuk mengejar waktu, supaya bisa buka puasa di rumah dan melaksanakan ibadah shalat tarawih," ujar Robby.

Merespons perubahan tren ini, Ditlantas Polda Metro Jaya memastikan telah melakukan penyesuaian strategi di lapangan. 

Penempatan personel dan pengaturan arus lalu lintas kini diselaraskan dengan jam-jam sibuk terbaru tersebut guna memastikan kelancaran aktivitas warga.

"Ya, mudah-mudahan, kegiatan masyarakat bisa kita lancarkan, bisa tetap kita maksimalkan supaya masyarakat bisa dapat cepat ataupun segera kembali ataupun menuju ke tempat tujuan yang diinginkan," ungkap Robby.

Selain pengaturan lalu lintas, Robby juga memberikan peringatan keras terkait perilaku berkendara yang berisiko. 

Salah satu yang menjadi sorotan adalah kecenderungan pengendara yang nekat melanggar aturan demi mencari kudapan berbuka atau takjil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Robby mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan berbahaya, seperti melawan arus lalu lintas, karena hal tersebut sangat berisiko memicu kecelakaan fatal.

"Karena ingin membeli takjil, terus melawan arus. Nah, ini tentunya akan dapat membahayakan, bukan membahayakan diri sendiri, tetapi juga membahayakan pengendara lain," tegas Robby. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pede Duet Marquez-Bagnaia Menggila di MotoGP 2026, Bos Ducati: Situasi Sekarang Berbeda

Pede Duet Marquez-Bagnaia Menggila di MotoGP 2026, Bos Ducati: Situasi Sekarang Berbeda

Davide Tardozzi yakin Francesco Bagnaia bakal lebih berbahaya di MotoGP 2026.
Lapangan Padel Dikeluhkan Warga Jakarta Selatan Karena Berisik, Pramono: Hari Senin Kami Putuskan

Lapangan Padel Dikeluhkan Warga Jakarta Selatan Karena Berisik, Pramono: Hari Senin Kami Putuskan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan keputusan terkait izin operasional lapangan padel bermasalah akan segera diambil dalam waktu dekat.
Pramono Anung Beri Sinyal Keras! Gubuk Karaoke Liar di Kembangan Jakbar Bakal Segera Disikat Satpol PP

Pramono Anung Beri Sinyal Keras! Gubuk Karaoke Liar di Kembangan Jakbar Bakal Segera Disikat Satpol PP

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberi sinyal keras terhadap keberadaan sejumlah gubuk karaoke liar di kawasan Meruya Selatan, Jakarta Barat. 
NOC Indonesia Protes Sistem Grading Cabor Sepakbola hingga Buat Timnas Indonesia Tak Bisa Tampil di Asian Games 2026: Harus Fair!

NOC Indonesia Protes Sistem Grading Cabor Sepakbola hingga Buat Timnas Indonesia Tak Bisa Tampil di Asian Games 2026: Harus Fair!

Indonesia terancam absen di sepak bola Asian Games 2026. NOC protes kebijakan OCA soal sistem grading tanpa kualifikasi yang dinilai tak transparan dan merugikan banyak negara.
Ratusan Ribu KK Lenyap dari Data DTSEN, DPRD Kota Surabaya Desak RT/RW Turun Tangan

Ratusan Ribu KK Lenyap dari Data DTSEN, DPRD Kota Surabaya Desak RT/RW Turun Tangan

Sebanyak 181.867 Kepala Keluarga (KK) di Kota Surabaya dilaporkan belum terverifikasi dalam program Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
MotoGP Australia Pindah ke Sirkuit Jalanan, Pedro Acosta Sedih Phillip Island Dihapus dari Kalender Balap Musim Depan 

MotoGP Australia Pindah ke Sirkuit Jalanan, Pedro Acosta Sedih Phillip Island Dihapus dari Kalender Balap Musim Depan 

Pedro Acosta akui merasa janggal MotoGP Australia beralih menggunakan sirkuit jalan raya mulai musim 2027.

Trending

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Striker naturalisasi baru berpeluang dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026. Duet lini depan Timnas Indonesia diprediksi makin tajam dan jadi ancaman.
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Top 3 Timnas Indonesia: John Herdman Panggil Penyerang Baru, Pemain Naturalisasi Pindah ke Super League, hingga FIFA Restui Striker Keturunan Depok

Top 3 Timnas Indonesia: John Herdman Panggil Penyerang Baru, Pemain Naturalisasi Pindah ke Super League, hingga FIFA Restui Striker Keturunan Depok

Kabar seputar Timnas Indonesia jadi salah satu yang mendapat sorotan. Berikut tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia pilihan redaksi tvOnenews.com.
Sempat Kena PHP Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Jairo Riedewald Kini Menggila di Inggris, John Herdman Tertarik?

Sempat Kena PHP Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Jairo Riedewald Kini Menggila di Inggris, John Herdman Tertarik?

Gagal dinaturalisasi Timnas Indonesia era Patrick Kluivert bahkan kariernya ikut drop, kini Jairo Riedewald menggila di Inggris. Apakah John Herdman tertarik?
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Gacor Belgia Berdarah Jogja Ini Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Gacor Belgia Berdarah Jogja Ini Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia tengah dikaitkan dengan talenta muda yang sedang berkembang di Eropa. John Herdman pantau sosok Robin Mirisola, striker keturunan gacor Belgia?
Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Thom Haye dipastikan absen di FIFA Series John Herdman punya empat opsi naturalisasi yang sudah ada di Indonesia untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia
Sosok Dwi Sasetyaningtyas, Penerima LPDP Dihujat Usai Viral Banggakan Anak Jadi WNA Inggris, Ternyata Aktivis Lingkungan

Sosok Dwi Sasetyaningtyas, Penerima LPDP Dihujat Usai Viral Banggakan Anak Jadi WNA Inggris, Ternyata Aktivis Lingkungan

Video berdurasi singkat itu menampilkan momen ketika Tyas menerima dokumen dari Home Office Inggris yang menyatakan anak keduanya resmi berstatus sebagai Warga Negara Inggris
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT