news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri HAM, Natalius Pigai..
Sumber :
  • Antara

Ibu Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Kasus Anak di NTT, Pigai: Teror Tidak Mungkin dari Pemerintah

Beberapa hari lalu, mencuat terkait kabar Ibu Ketua BEM UGM diteror. Hal ini terjadi, usai Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto melontarkan kritik terkait kasus anak
Minggu, 22 Februari 2026 - 00:55 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Beberapa hari lalu, mencuat terkait kabar Ibu Ketua BEM UGM diteror. Hal ini terjadi, usai Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto melontarkan kritik terkait kasus anak bunuh diri karena tak bisa beli alat tulis di NTT

Pengakuan ini langsung dilontarkan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto kepada awak media. Kemudian, Menteri HAM, Natalius Pigai menjelaskan, bahwa pemerintah tidak terlibat dalam teror yang dialami Ketua BEM UGM, Tiyo Adrianto, beserta ibunya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua BEM UGM diteror dengan berbagai ancaman, penguntitan, hingga pemotretan dari pihak tak dikenal selama 9-11 Februari 2026.

Salah satu teror yang dialaminya adalah mendapatkan ancaman penculikan melalui sebuah pesan dari nomor tak dikenal.

“Saya mendapat pesan dari nomor tidak dikenal yang mengancam mau menculik,” ungkap Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, Jumat (13/2/2026).

Bahkan, ia mengaku sempat mengalami penguntitan pada Rabu (11/2/2026).

Penguntitan terhadap Tiyo dilakukan oleh dua orang tak dikenal saat dirinya sedang berada di sebuah kedai. 

Menurutnya orang tersebut laki-laki dewasa dengan postur tubuh tegap.

“Yang menguntit dan memotret dari jauh dua orang laki-laki dewasa. Tubuhnya tegap dan masih relatif muda,” jelasnya.

Meski saat itu sempat dikejar, namun dua orang yang diduga melakukan penguntitan kepadanya menghilang.

“Dua pria yang tidak dikenal itu ketika kami kejar menghilang,” terangnya.

Bahkan kata dia, bahwa suara yang ia sampaikan dan disebarkan secara luas di media terkait kasus anak bunuh diri di NTT mungkin membuat pihak tertentu tersinggung.

“Apa yang saya suarakan di berbagai media mungkin ada yang tersinggung,” pungkasnya.

Menyikapi hal ini, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyebutkan bahwa pemerintah tidak terlibat dalam teror yang dialami Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Adrianto, beserta ibunya.

“Oleh karena itulah saya pastikan bahwa teror tidak mungkin dari pemerintah,” jelas Pigai di Gedung Kementerian HAM, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Dalam hal ini, Pigai menggarisbawahi bahwa dia belum pernah membaca bentuk teror yang dialami oleh Tiyo Adrianto.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
29:02
04:42
05:28

Viral