news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bocah asal Sukabumi meregang nyawa diduga akibat penganiayaan berat yang dilakukan oleh ibu tirinya sendiri..
Sumber :
  • Youtube tvOnenews

Tubuh Nizam Melepuh Usai Diduga Disuruh Minum air Mendidih oleh Ibu Tiri, KPAI Ungkap Penyebabnya

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan ibu tiri TR (46) di Kabupaten Sukabumi, merupakan filisida.
Minggu, 22 Februari 2026 - 16:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan ibu tiri TR (46) di Kabupaten Sukabumi, merupakan filisida.

NS (12) meninggal dunia setelah diduga disuruh meminum air mendidih oleh sang ibu tiri. Sejumlah tubuh NS melepuh terbakar akibat air mendidih yang diminumnya.

"Kasus di Surade, Kabupaten Sukabumi, di mana anak berinisial NS dianiaya oleh ibu tiri termasuk dalam kasus filisida, yaitu pembunuhan anak oleh orang tua, dalam hal ini adalah ibu tiri," kata Anggota KPAI Diyah Puspitarini saat dihubungi di Jakarta, Minggu (22/2/2026).

Anggota KPAI Diyah Puspitarini
Sumber :
  • Antara

Filisida adalah pembunuhan anak yang dilakukan oleh orang tua, bisa ayah ataupun ibu.

Menurut Diyah Puspitarini, filisida terkategori dalam kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berat.

"Filisida adalah kasus yang besar dalam KDRT. Faktor penyebab filisida pun beragam," ujarnya.

"Faktor yang menyebabkan filisida adalah faktor ekonomi, kecemburuan, adanya ketakutan/kecemasan, kurangnya dukungan emosi dan sosial, regulasi emosi orang tua yang bermasalah. Filisida terjadi karena anak sering mendapat kekerasan," kata Diyah Puspitarini.

Sebelumnya, seorang anak laki-laki Nizam Syafei (12) meninggal dunia diduga karena dianiaya oleh ibu tirinya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Korban meninggal dengan luka lebam dan luka bakar pada tubuhnya.

Korban sehari-harinya tinggal di pesantren. Namun saat kejadian, korban sedang libur untuk persiapan awal puasa bersama keluarga.

Ketika itu, ayah korban yang tengah bekerja di Kota Sukabumi, ditelpon istrinya yang memintanya segera pulang dengan alasan korban jatuh sakit.

Setibanya ayah korban pulang ke rumah, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Jampang Kulon untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun nahas, korban akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RS tersebut.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan Polres Sukabumi. (ant)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
29:02
04:42
05:28

Viral