news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (22/7/2025)..
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews

Komisi V Tegaskan Berita Pihaknya Dukung Minimarket Indomaret dan Alfamart Tutup adalah Hoaks

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus membantah bahwa pihaknya pernah mengeluarkan pernyataan yang mendukung untuk menutup gerai minimarket Alfamart dan Indomaret.
Senin, 23 Februari 2026 - 20:28 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus membantah bahwa pihaknya pernah mengeluarkan pernyataan yang mendukung untuk menutup Alfamart dan Indomaret. 

Ia mengatakan, kabar yang menyatakan DPR mendukung supaya dua minimarket itu ditutup di seluruh Indonesia adalah berita hoaks.

“Saya sampaikan dan bisa disaksikan lewat rekaman rapat antara Komisi V DPR RI dan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tidak ada pernyataan kami yang meminta Alfamart dan Indomaret supaya ditutup, terlampir akan kami lampirkan kesimpulan rapat sebagai bukti dokumen resmi keputusan rapat,” tegas Lasarus, Senin (22/2/2026).

Adapun sebelumnya beredar konten di media sosial Instagram, terdapat foto Ketua DPR RI Puan Maharani yang dinarasikan bahwa DPR mendukung penutupan Alfamart dan Indomaret.

“Dalam Instagram tersebut menampilkan Ibu Puan Maharani Ketua DPR RI yang sangat saya kagumi dan hormati dengan ini saya Lasarus.S.Sos.M.Si, menyatakan yang membuat pernyataan terkait sebaran Alfamart dan Indomaret tersebut adalah saya bukan Ibu Puan Maharani,” kata dia.

Dirinya kemudian menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah pembatasan gerai Alfamart dan Indomaret. Sebab, ia mendapatkan keluhan dari toko kelontong yang harus tutup karena kalah bersaing.

Ia pun mengusulkan agar gerai Alfamart dan Indomaret dibatasi hanya di Kabupaten dan Kecamatan. Diharapkan dengan demikian roda perekonomian desa bisa lebih hidup bagi para pedagang kelontong.

"Dengan pemikiran biarlah rantai pasok kebutuhan pokok masyarakat desa dan dusun beri kesempatan kepada pedagang sembako di desa dan dusun serta Bumdes atau Koperasi Desa saja. Bukti rekaman bisa dilihat secara terbuka di laman pemberitaan resmi DPR," ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, isu soal dihentikannya gerai minimarket ini muncul setelah pernyataan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto pada 12 November 2025 lalu.

Ia mengatakan di dalam rapat Komisi V DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada waktu itu jika Kopdes sudah berjalan maka gerai minimarket sebaiknya ditutup.

Menurut Yandri, hal ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat desa. Apalagi menurutnya minimarket sudah terlalu banyak. (iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

41:24
01:28
05:31
02:52
06:55
12:51

Viral