Sumber :
Ketua BEM UGM Tantang Prabowo Debat Terbuka di Hadapan Mahasiswa: Mau Sampai Kapan Dibohongi Orang-orang Bapak
Tiyo Ardianto menilai kepala negara terlalu bergantung pada laporan dan data yang disampaikan pembantu-pembantunya
Selasa, 24 Februari 2026 - 08:16 WIB
Ia mengakui pilihan kata tersebut menimbulkan ketidaknyamanan di sebagian kalangan.
“Presiden kita itu, kalau bahasa saya, bodoh. Mungkin ada beberapa yang tidak nyaman dengan bahasa ini, dan iya, saya minta maaf atas ketidaknyamanan itu,” ucapnya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa istilah tersebut bukan ditujukan sebagai serangan personal, melainkan kritik terhadap tata kelola kebijakan yang dinilainya bermasalah.
“Bodoh yang dimaksud di sini adalah inkompetensi yang laten,” jelasnya.
Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana terkait tantangan debat terbuka yang disampaikan Ketua BEM UGM tersebut. (nba)