news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Coach Hendra Basir, pelatih panjat tebing Indonesia.
Sumber :
  • Tangkapan Layar tvOne

Hendra Basir Buka Suara Soal Tudingan Pelecehan Seksual, Akui Pernah Peluk hingga Cium Atlet Putri Tapi...

Pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia nonaktif, Hendra Basir akhirnya buka suara terkait tudingan pelecehan seksual terhadap atlet Pelatnas.
Selasa, 24 Februari 2026 - 22:55 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia nonaktif, Hendra Basir akhirnya buka suara terkait tudingan pelecehan seksual terhadap atlet Pelatnas.

Coach Hendra Basir membantah keras telah melakukan tindakan pelecehan seksual dan kekerasan fisik kepada delapan atlet panjat tebing Indonesia.

"Silakan ditanyakan kepada delapan atlet terkait, bagian yang mana saya melakukan pelecehan seksual dan kekerasan fisik," kata dia saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Dia membeberkan, sejak melatih pada 2012, pola latihan yang keras dan disiplin memang diterapkan kepada setiap atlet yang dilatih.

Pelatih kepala tim panjat tebing Indonesia Hendra Basir
Sumber :
  • ANTARA/Donny Aditra

Dia mengakui bahwa memang terkenal galak dalam melatih para atlet. 

Tetapi hal itu merupakan bagian dari proses untuk membentuk mental dan fisik yang prima, agar mampu bersaing pada level tertinggi, sehingga bukan untuk menyiksa atau menganiaya.

Sementara, terkait pelecehan seksual, dia mengaku sama sekali tidak pernah melakukan hal tidak senonoh kepada atlet putri, seperti meraba-raba bagian vital, memaksa berhubungan seks, dan lain-lain.

Dia juga mengakui bahwa memang pernah mencium kening atau ubun-ubun dan memeluk atlet putri yang sedang drop saat pertandingan maupun latihan. 

Namun tindakan semacam itu tidak rutin dilakukan, serta hanya pada momen-momen tertentu semata dan bukan dalam konteks melecehkan.

"Tetapi itu 'kan dalam konteks memberikan semangat kepada mereka kalau sedang menangis atau mentalnya drop, jadi ya pasti saya peluk dan diakhirnya mencium keningnya, layaknya kebiasaan yang saya lakukan kepada anak saya kalau habis shalat atau mau berangkat sekolah," ujarnya.

Hendra menyatakan, jika tindakan tersebut dianggap sebagai sebuah pelecehan seksual, maka dirinya menerima hal tersebut. 

Tetapi baginya, publik juga harus tahu dalam konteks seperti apa dirinya melakukan tindakan itu.

Pelatih itu menyebut, berdasarkan informasi yang dia ketahui, ada lima atlet putra dan tiga putri yang melaporkannya kepada Ketua Umum PP FPTI Yenny Wahid, terkait dugaan kedua tindakan tersebut.

Salah satu dari tiga atlet putri yang melapor, bahkan juga telah meminta maaf kepada Hendra dengan disaksikan sejumlah atlet lainnya pada pertengahan Januari lalu. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:30
02:18
02:01
01:20
05:27
04:09

Viral