Timnas Panjat Tebing Indonesia kembali membawa kabar bahagia. Salah satu atlet terbaiknya, Putra Tri Ramadani kembali menyumbang medali di World Climbing Chamonix 2026.
Kabar membanggakan kembali datang dari Timnas Panjat Tebing Indonesia, yang baru saja berhasil mengawinkan medali emas di World Climbing Series Chamonix 2026.
Kabar membanggakan kembali datang dari cabang olahraga panjat tebing. Salah satu atlet terbaik Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi menduduki peringkat satu dunia di daftar speed Federasi Panjat Tebing Internasional (IFSC).
Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh tim panjat tebing Indonesia yang baru saja memborong medali di World Climbing Series Krakow 2026, yang digelar di Polandia pada 3-5 Juli kemarin.
Kabar membanggakan datang dari dunia panjat tebing Indonesia, setelah salah satu atletnya yakni Putra Tri Ramadani meraih medali emas di World Climbing Series, Praha, Republik Ceko pada Senin (8/6/2026) dini hari WIB.
FPTI telah mengirimkan sejumlah atlet terbaiknya untuk berlaga di World Climbing Series Madrid 2026, yang digelar di Spanyol pada Kamis (28/5/2026) hingga Minggu (31/5/2026) pekan ini.
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) resmi mengumumkan mengirimkan sebanyak 11 atlet terbaiknya untuk bersaing di World Climbing Series Madrid 2026.
Turun di cabang olahraga andalan, panjat tebing, wakil Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Asih, sukses mencetak sejarah dengan mempersembahkan medali emas pertama bagi Merah Putih di nomor speed womenâs relay.
Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC.