- Antara
Pramono Anung Minta Satpol PP Tertibkan PKL dan Ojol yang Parkir Sembarangan
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan penertiban beberapa kawasan utama di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan salah satu kawasan yang akan ditata adalah wilayah Rasuna Said. Tepatnya di area bekas tiang monorel terpasang.
“Beberapa jalan-jalan utama (di Jakarta) sebagai contoh yang sekarang ini akan kami tata salah satunya adalah di Rasuna Said,” kata Pramono dikutip Rabu (25/2/2026).
Terkait hal ini, dia meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta untuk menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berdagang sembarangan di trotoar maupun di pinggir jalan.
Tak hanya PKL, Pramono juga meminta Satpol PP untuk menertibkan ojek online (ojol) yang parkir sembarangan.
“Kami meminta kepada jajaran Satpol PP untuk melakukan penertiban kepada PKL-PKL apakah itu PKL liar maupun binaan, termasuk ojol, untuk tidak sembarangan memarkir kendaraan ataupun dagangannya di tempat-tempat yang akan ditata oleh Pemerintah DKI Jakarta,” ujarnya.
Sebelumnya, Satpol PP DKI Jakarta menyampaikan akan menertibkan pedagang takjil atau jajanan buka puasa serta parkir liar yang berada di 19 trotoar di Jakarta.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan penertiban ini bagian dari tindak lanjut Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.
“Bahwa untuk trotoar yang pedagang takjil-takjil itu kita akan tertibkan. Kita tata lah. Bukan kita larang mereka untuk berjualan, tapi memang kita tata jangan sampai mengganggu pedestrian itu,” ujar Satriadi, Rabu (18/2/2026).
“Ada pedagang-pedagang yang dia ada di trotoar, yang kita tertibkan. Kemudian juga ya pedagang keliling, ada yang permanen, yang kita lakukan penertiban, termasuk parkir liar juga,” sambungnya.
Satriadi menyebut penertiban dilakukan agar masyarakat atau pejalan kaki tidak terganggu ketika menggunakan trotoar.
“Kan buat pejalan kaki, hak pejalan kaki terganggu. Nanti kita tata. Kan itu cuman sementara saja sifatnya, kadang-kadang cuma sebulan, dalam sebulan,” ujar dia.
Adapun daftar 19 lokasi trotoar yang masuk dalam penertiban antara lain:
Jakarta Barat: Jalan Kyai Tapa, Jalan Raya Duri Kosambi, Jalan Susilo Raya dan Jalan Prof. Dr. Latumenten
Jakarta Timur: Jatinegara Timur, Jalan Matraman Raya sampai Stasiun Jatinegara, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Paus, Jalan Perserikatan dan Jalan Pegambiran
Jakarta Selatan: Jalan Melawai, Jalan Mahakam sampai Jalan Bulungan, Jalan Kyai Maja, Jalan Senopati, Jalan Cikajang dan Jalan Prof. Dr. Satrio
Jakarta Utara: Jalan Muara Karang
Jakarta Pusat: Jalan Kenari, Jalan Cikini Raya sampai Jalan Pegangsaan Timur, Jalan Taman Jatibaru sampai Jalan Jatibaru Bengkel, Jalan Ir. H. Juanda sampai Jalan Pecenongan, Jalan Palmerah Timur sampai Jalan Tentara Pelajar dan Bendungan Walahar. (saa/nsi)