- Annisa Firdausi-Antara
Fakta-Fakta Mencengangkan Mahasiswa UIN Suska Riau Dibacok, Korban Sedang Tunggu Giliran Sidang Proposal hingga Tak Ada yang Berani Menolong
Jakarta, tvOnenews.com - Fakta-fakta mencengangkan mahasiswa UIN Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau dibacok sesama mahasiswa mulai terungkap satu per satu.
Peristiwa mengenaskan ini terjadi pada Kamis (26/2/2026) pagi dan menjadi viral di media sosial.
Inilah fakta-fakta kasus mahasiswa UIN Suska Riau dibacok sesama mahasiswa yang dihimpun tvOnenews.com:
Disclaimer: Artikel ini berpotensi memicu perasaan tidak nyaman bahkan mengganggu terutama bagi seperti penyintas trauma dan penderita stres pascatrauma (PTSD) karena mengandung deskripsi mengenai kekerasan dan penganiayaan.
Video Mahasiswa UIN Dibacok Viral di Media Sosial
Video detik-detik mahasiswa UIN dibacok viral di media sosial. Video tersebut berdurasi sekitar 1 menit 20 detik.
Tampak korban yang berjenis kelamin perempuan bersimbah darah di bagian kepala dan tangannya.
Sementara itu, pelaku yang berjenis kelamin laki-laki berada di dekat korban dengan “senjata”-nya.
Setelah itu, sejumlah petugas langsung mengamankan situasi dan menolong korban.
Waktu dan Lokasi Kejadian Mahasiswa UIN Dibacok
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 07.00-07.30 WIB di Gedung Fakultas Syariah dan Hukum.
Korban berinisial FAP (23) dan pelaku berinisial RM (21). Diketahui korban sudah berada di ruangan sidang proposal sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu korban sedang duduk sendiri.
Setengah jam kemudian, RM datang dan masuk ke ruangan itu. Dia mengeluarkan kapak lalu membacok kepala dan tangan kiri korban.
Korban berusaha kabur di tengah kondisinya yang berlumuran darah. Namun, pelaku mengejarnya hingga korban terlentang di lantai.
Dia tampak menahan kapak pelaku yang hendak diarahkan kepadanya.
Mahasiswa di sekitar lokasi ketakutan. Mereka berteriak agar pelaku menghentikan aksinya hingga pada akhirnya petugas keamanan datang.
Kesaksian Mahasiswa di TKP
Salah satu mahasiswa, Dimas, mengkonfirmasi peristiwa ini terjadi saat FAP sedang menunggu giliran sidang proposal.
“Awalnya korban menunggu untuk sidang proposal di ruangan Fakultas Syariah dan Hukum. Kami sedang belajar di ruangan sebelah. Saat kami lihat keluar tampak pelaku sedang membacok korban di depan ruangan. Kami tidak berani menolong karena pelaku membawa kapak,” katanya, Kamis (26/2/2026).
Pelaku Diamankan, Motif Digali
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan pelaku telah diamankan di Polsek Binawidya.
Barang bukti yang dibawa pelaku ke TKP, yakni kapak dan parang juga turut diamankan.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait motif dan kronologi kejadian. Diduga dipicu persoalan pribadi terkait hubungan percintaan. Namun, kami masih mendalami motif dan kronologinya," terangnya.
Kondisi Mahasiswa UIN yang Dibacok
Anggi mengatakan korban mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru.
Korban mendapatkan luka bacok cukup dalam pada bagian kepala dan tangan. Rencananya korban akan dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas yang lebih lengkap. (ant/nsi)