- Antara
Buntut Misteri Penemuan Potongan Tubuh dan Penculikan WN Ukraina, Polda Bali Lakukan Penelusuran
Jakarta, tvOnenews.com - Buntut misteri penemuan potongan tubuh manusia di muara Sungai Wos Teben, Desa Ketewel, Gianyar, yang dikaitkan dengan dugaan penculikan warga negara (WN) Ukraina di Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Kini Polda Bali melakukan penelusuran.
Bahkan, Polda Bali masih menunggu hasil identifikasi forensik guna memastikan ada atau tidaknya keterkaitan kedua peristiwa tersebut.
Untuk diketahui, kasus ini bermula saat warga digegerkan dengan temuan potongan tubuh manusia yang terdampar di muara sungai wilayah Ketewel, Kamis (26/2/2026).
Sejumlah bagian tubuh ditemukan dalam kondisi terpisah dan langsung dievakuasi untuk kepentingan pemeriksaan forensik.
Bahkan di waktu hampir bersamaan, polisi juga menangani laporan dugaan penculikan seorang WN Ukraina di kawasan Jimbaran. Laporan itu kini masih dalam proses penyelidikan.
Kemudian, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy menjelaskan, hingga saat ini kedua perkara tersebut tetap ditangani secara terpisah.
Namun, kata dia, proses pencocokan Deoxyribonucleic Acid (DNA) dilakukan untuk memastikan identitas potongan tubuh yang ditemukan.
"Itu dua kasus yang berbeda. Lagi berjalan penculikan. Masalah potongan tubuh yang kemarin ditemukan, sedang dalam proses identifikasi ini potongan tubuh siapa dengan mencocokkan DNA, salah satunya dengan mencocokkan DNA orang tua korban penculikan ini," jelasnya pada Jumat (27/2/2026).
Lalu Ariasandy katakana, polisi telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dugaan penculikan untuk pengambilan sampel DNA sebagai pembanding.
"Makanya kemudian kita koordinasi dengan pihak keluarga yang bersangkutan untuk meminta sampel DNA," bebernya.
Meski proses pencocokan telah berjalan, kata dia, polisi belum dapat menyimpulkan apakah penemuan potongan tubuh tersebut berkaitan dengan laporan dugaan penculikan WN Ukraina di Jimbaran.
Kepastian, kata Ariasandy, baru dapat disampaikan setelah hasil resmi dari tim forensik keluar.
"Nanti kita tunggu hasil dari tim DVI Biddokkes Polda Bali," jelasnya.
Saat ini, identitas potongan tubuh yang ditemukan di Ketewel masih belum diketahui.
Tim DVI dan laboratorium forensik Polda Bali masih bekerja melakukan identifikasi melalui uji DNA serta pencocokan data lainnya. (aag)