- Instagram @infobekasi
5 Saksi Diperiksa dalam Kasus Pembunuhan Pasutri di Prima Asri Bekasi, Polisi Sita Kasur Berlumur Darah
Sementara itu, istrinya, P (60), saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Primaya Kalimalang, Bekasi. Korban perempuan diduga mengalami penganiayaan berat dan kondisinya dilaporkan masih kritis.
“Kami menerima laporan warga terkait dugaan pembunuhan terhadap suami istri. Korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih dalam kondisi kritis di rumah sakit,” ujar Andi.
Penyidik masih menunggu perkembangan kondisi korban perempuan untuk kemungkinan pengambilan keterangan apabila kondisinya memungkinkan.
Dugaan Motif Masih Didalami
Terkait motif, polisi belum dapat memastikan apakah peristiwa ini murni perampokan yang berujung pembunuhan atau terdapat motif lain di baliknya.
Dari keterangan awal anak korban, terdapat sejumlah barang yang diduga hilang dari rumah tersebut. Di antaranya gelang emas yang dikenakan korban perempuan serta dua kunci mobil milik keluarga.
“Masih dalam penyelidikan. Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini murni perampokan atau ada motif lain. Namun dari keterangan awal, ada emas di tangan korban perempuan yang hilang dan dua kunci mobil juga tidak ditemukan,” tegas Andi.
Informasi tersebut menjadi salah satu petunjuk awal dalam mengarah pada dugaan pencurian dengan kekerasan. Meski demikian, penyidik tetap membuka kemungkinan motif lain hingga seluruh bukti dan keterangan saksi terverifikasi.
Polisi Perketat Penyelidikan
Kasus ini menyita perhatian warga sekitar karena terjadi di lingkungan perumahan yang relatif tertutup. Aparat kepolisian pun terus memperluas penyelidikan, termasuk mendalami rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi dan memetakan aktivitas keluar-masuk kawasan perumahan saat kejadian.
Pemeriksaan terhadap lima saksi diharapkan dapat memperjelas waktu kejadian, siapa saja yang terakhir berinteraksi dengan korban, serta apakah terdapat orang mencurigakan di sekitar rumah.
Polisi menegaskan akan bekerja maksimal untuk mengungkap pelaku dan motif di balik aksi kejahatan yang merenggut nyawa tersebut. Perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan secara berkala kepada publik.
Hingga kini, aparat masih fokus pada pengumpulan alat bukti dan pendalaman keterangan saksi guna memastikan konstruksi perkara menjadi jelas sebelum menetapkan tersangka.
Kasus pembunuhan pasutri di Prima Asri ini menjadi pengingat bahwa tindak kejahatan bisa terjadi di mana saja, dan pengungkapan cepat sangat bergantung pada keterangan saksi serta ketelitian dalam mengolah barang bukti. (nsp)