news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026, Jasa Raharja Lakukan Penguatan Keselamatan Transportasi.
Sumber :
  • Istimewa

Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026, Jasa Raharja Lakukan Penguatan Keselamatan Transportasi

Jasa Raharja turut menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 dalam momen menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Rabu, 4 Maret 2026 - 02:44 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Jasa Raharja turut menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 dalam momen menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Kehadiran lintas kementerian, TNI-Polri, lembaga dan BUMN ini menegaskan kuatnya sinergi nasional dalam memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin mengatakan pihaknya berfokus percepatan jaminan dan penguatan upaya keselamatan transportasi pada Angkutan Lebaran 2026.

“Dalam konteks ini, tugas Jasa Raharja bukan hanya membayarkan santunan kepada korban kecelakaan saja, tapi kami memastikan negara hadir secara cepat, terintegrasi, dan tanpa penundaan saat ada risiko kecelakaan pada masyarakat,” kata Awaluddin kepada awak media, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Awaluddin menegaskan keberhasilan Operasi Ketupat 2026 sangat ditentukan oleh sinergi dalam satu ekosistem keselamatan nasional.

Ia menekankan Jasa Raharja berperan dalam memberikan perlindungan sosial bagi korban kecelakaan.

Sebabnya, kata Awaluddin, secara aktivitas pihaknya tidak dapat bekerja sendiri.

“Sejak Januari hingga Februari 2026, sesuai koordinasi dan arahan Kakorlantas serta Menteri Perhubungan, kami telah melakukan survei di beberapa jalur tol dan jalan arteri bersama Jasa Marga," kata Awaluddin.

"Kemudian juga cek kesiapan simpul-simpul kritikal seperti di pelabuhan Bakauheni-Merak. Secara keseluruhan, koordinasi langsung

dengan Korlantas, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, dan Jasa Marga sudah dilakukan,” sambungnya.

Sementara itu, Wakapolri, Komjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, menurun 1,75 persen dibandingkan tahun 2025. 

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026, serta puncak arus balik pada 25–26 Maret dan 28–29 Maret 2026.

“Kami berkomitmen mempertahankan bahkan meningkatkan capaian Operasi Ketupat sebelumnya. Dengan potensi pergerakan masyarakat yang besar, Polri bersama seluruh stakeholder akan mengoptimalkan manajemen rekayasa lalu lintas seperti ganjil genap, one way, contraflow, hingga buffer zone di pelabuhan agar pengamanan berjalan efektif dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujar Dedi(raa)

 

 

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:32
06:19
12:51
01:04
03:54
03:21

Viral