news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Sumber :
  • dok.Setpres

Perang Timur Tengah Bergejolak, Bahlil Tegaskan Harga BBM Subsidi Aman Sampai Hari Raya Idulfitri 2026

Di tengah ketegangan geopolitik yang memicu lonjakan harga minyak dunia, pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan naik hingga Hari Raya Idulfitri 2026.
Rabu, 4 Maret 2026 - 16:18 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah ketegangan geopolitik yang memicu lonjakan harga minyak dunia, pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan naik hingga Hari Raya Idulfitri 2026.

Kepastian itu ditegaskan langsung Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2026).

“Saya pastikan untuk harga BBM bersubsidi sampai dengan Hari Raya Idul Fitri tidak ada kenaikan apa-apa. Sekalipun ada terjadi kenaikan harga minyak akibat perang Israel, Amerika, dan Iran,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan menjelang rapat terbatas (ratas) bersama Presiden yang membahas isu-isu strategis nasional, terutama sektor energi dan pangan—dua sektor yang menjadi tulang punggung stabilitas ekonomi selama Ramadan hingga Lebaran.

Bahlil mengakui, dinamika global saat ini tidak sederhana. Ketegangan antara Iran dan Israel yang turut melibatkan Amerika Serikat telah memicu fluktuasi harga minyak dunia.

Namun ia menegaskan, gejolak eksternal itu tidak akan menggoyahkan harga BBM subsidi di dalam negeri dalam waktu dekat.

Menurutnya, fokus pemerintah saat ini adalah menjaga stabilitas pasokan sembako dan energi, termasuk LPG, agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran kenaikan harga.

Langkah antisipasi juga telah dilakukan. Pemerintah menggelar rapat bersama Dewan Energi Nasional guna memastikan kesiapan pasokan energi menjelang Idul Fitri. Hasilnya, stok dinyatakan aman.

“Stok BBM kita untuk menjelang Hari Raya Idul Fitri, Insya Allah semua aman termasuk dengan LPG,” katanya.

Sementara itu, untuk BBM non-subsidi, Bahlil menjelaskan penentuan harga tetap mengikuti mekanisme pasar sesuai regulasi yang berlaku, yakni Peraturan Menteri ESDM tahun 2022. Dengan skema tersebut, harga dapat menyesuaikan perkembangan harga minyak dunia.

Meski demikian, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas energi nasional, baik dari sisi ketersediaan maupun keterjangkauan harga, terutama bagi masyarakat pengguna BBM subsidi.

Di tengah tekanan global dan ketidakpastian pasar energi, pemerintah memilih menahan gejolak di dalam negeri memastikan Ramadan dan Lebaran tetap dilalui masyarakat tanpa tambahan beban dari lonjakan harga bahan bakar.(agr/raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
02:52
02:31
08:19
07:54
03:50

Viral