- tvOnenews - Aldi Herlanda
Usai Bupati Pekalongan Ditetapkan Tersangka, KPK Akui Dapat Dukungan hingga Karangan Bunga Dari Masyarakat
Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku mendapatkan banyak dukungan khususnya dari masyarakat Pekalongan usai menangkap dan menetapkan Fadia Arafiq sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa usai penangkapan tersebut KPK mendapatkan karangan bunga sebagai ucapan terima kasih dari masyarakat.
"Banyak pesan dukungan dari masyarakat Pekalongan, bahkan sampai ada yang mengirimkan karangan bunga," katanya, Kamis (5/3/2026).
Atas apresiasi yang dilayangkan oleh masyarakat tersebut membuat KPK terus berkomitmen untuk terus melakukan pencegahan ataupun penindakan terhadap pelaku tidak pidana korupsi.
"Ini tentu menjadi bentuk kepercayaan sekaligus harapan kepada KPK dalam upaya-upaya pembarantasan korupsi ke depan," jelasnya.
KPK mengakui bahwa pengungkapan kasus korupsi merupakan hasil kolaborasi dengan seluruh unsur masyarakat.
"Ini adalah ikhtiar kolektif, dan KPK berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan unsur masyarakat, khususnya upaya-upaya pencegahan ataupun mitigasi ke depan," tandasnya.
Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka korupsi pengadaan outsourcing pada Rabu (4/3/2026).
"KPK sudah menetapkan status hukum kepada pihak-pihak yang diamankan dalam 1x24 jam," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan.
Ia menerangkan, keputusan tersebut diambil usai penyidik melakukan gelar perkara pada Selasa (3/3) malam, sekaligus menaikkan perkara ke tahap penyidikan. (aha/aag)