News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Dalami Sosok Pemodal Politik Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

KPK menemukan fakta adanya pemodal politik memang sedari awal diduga berperan dalam proses-proses pemerintahan di Ponorogo, termasuk ketika saat kontestasi Pilkada.
Rabu, 29 April 2026 - 16:52 WIB
Ilustrasi KPK.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami sosok pemodal politik saat pencalonan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa menemukan fakta adanya pemodal politik atau pihak yang memang sedari awal diduga berperan dalam proses-proses pemerintahan di Ponorogo, termasuk ketika saat kontestasi Pilkada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemodal politik ini memberikan sejumlah uang kepada calon kepala daerah, yaitu Saudara SUG yang saat itu mencalonkan diri untuk menjadi Bupati Ponorogo," kata Budi, Rabu (29/4/2026).

Dalam perannya, pemodal politik ini ucap Budi, memberikan modal untuk pencalonan Kepala Daerah. Setelah terpilih, pihak swasta mengembalikan modal sang Bupati kepada pemodal.

Oleh karena itu, pemodal politik ini akan didalami oleh KPK apakah turut serta dalam proses pengadaan barang dan jasa, maupun memiliki peran krusial untuk pengkondisian ataupun penentuan para vendor.

"Itu tentu masih akan terus didalami," jelasnya.

Diketahui, dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat tersangka, yakni:

Sugiri Sancoko (mantan Bupati Ponorogo)

Agus Pramono (mantan Sekda Ponorogo)

Yunus Mahatma (Direktur RSUD dr. Harjono)

Sucipto (pihak swasta rekanan proyek)

Kasus ini mencakup dugaan suap dan gratifikasi dalam proyek pemerintah daerah, termasuk sektor kesehatan.

KPK mengungkap sejumlah aliran dana yang diduga diterima oleh Sugiri Sancoko, antara lain:

Rp1,25 miliar terkait mutasi jabatan (tiga tahap pemberian)

Rp1,4 miliar terkait proyek di RSUD dr. Harjono

Rp225 juta dari Direktur RSUD

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rp75 juta dari pihak swasta

Total nilai dugaan penerimaan mencapai miliaran rupiah dan diduga berkaitan erat dengan pengaturan proyek di lingkungan Pemkab Ponorogo. (aha/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Bahagia untuk Warga Jabar, Gubernur Dedi Mulyadi bersama Jajarannya Raih Penghargaan, Wagub: Bekerja Lebih Baik Lagi

Kabar Bahagia untuk Warga Jabar, Gubernur Dedi Mulyadi bersama Jajarannya Raih Penghargaan, Wagub: Bekerja Lebih Baik Lagi

Dedi Mulyadi bersama jajarannya mendapatkan penghargaan. Penghargaan ini diterima melalui Wakil Gubernur Erwan Setiawan.
Peta Kekuatan Paslon Rais Aam dan Ketum Jelang Muktamar NU ke-35

Peta Kekuatan Paslon Rais Aam dan Ketum Jelang Muktamar NU ke-35

Jelang Muktamar Nahdlatul Ummah (NU) ke-35 peta persaingan pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais Aam terus menjadi perbincangan hangat publik.
Media Jepang Soroti Tragedi Maut KA Argo Bromo Anggrek-KRL, Mencari Warganya yang Jadi Korban

Media Jepang Soroti Tragedi Maut KA Argo Bromo Anggrek-KRL, Mencari Warganya yang Jadi Korban

Tragedi maut melibatkan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line menjadi perhatian publik. Bukan hanya warga Indonesia, tetapi media Jepang
Hasil Super League 2025-2026: Semen Padang Semakin Terbenam, Madura United Jauhi Degradasi Usai Amankan Poin Penuh

Hasil Super League 2025-2026: Semen Padang Semakin Terbenam, Madura United Jauhi Degradasi Usai Amankan Poin Penuh

Semen Padang gagal mengamankan poin setelah kalah dari Madura United di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (29/4/2026).
Saham Gudang Garam Melonjak Tajam, Diborong Asing dan Direkomendasikan Buy oleh Analis

Saham Gudang Garam Melonjak Tajam, Diborong Asing dan Direkomendasikan Buy oleh Analis

Saham Gudang Garam melonjak signifikan dan diborong investor asing. Analis rekomendasikan buy dengan target Rp16.500 untuk saham Gudang Garam.
Kecelakaan Maut Bekasi Timur, DPR Desak Evaluasi Perlintasan Sebidang Segera: Tidak Bisa Ditunda Lagi

Kecelakaan Maut Bekasi Timur, DPR Desak Evaluasi Perlintasan Sebidang Segera: Tidak Bisa Ditunda Lagi

Kecelakaan maut kereta api di Bekasi Timur kembali membuka persoalan lama, yakni perihal perlintasan sebidang yang tak kunjung dibenahi.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Selengkapnya

Viral