news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmikan Masjid Darul Jannah di Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Kamis (5/3/2026)..
Sumber :
  • dok. Pemprov DKI Jakarta

Pramono Resmikan Masjid Darul Jannah di Kompleks Wali Kota Jaksel, Telan Biaya hingga Rp42 Miliar

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Masjid Darul Jannah di Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, pada Kamis (5/3/2026).
Jumat, 6 Maret 2026 - 06:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Masjid Darul Jannah di Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Kamis (5/3/2026).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti. Dalam kesempatan ini, Pramono berharap masjid tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Sebab, pembangunan masjid ini dipisah dengan kantor utama Wali Kota Jakarta Selatan.

“Peresmian Masjid Darul Jannah bukan hanya menandai selesainya pembangunan fisik, tetapi juga hadirnya pusat aktivitas umat sebagai tempat ibadah, silaturahmi, pembelajaran, dan pembinaan masyarakat,” kata Pramono dalam sambutannya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmikan Masjid Darul Jannah di Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Kamis (5/3/2026).
Sumber :
  • dok. Pemprov DKI Jakarta

Pramono mengatakan pemisahan lokasi masjid dengan kantor wali kota diharapkan akan memudahkan masyarakat untuk menunaikan ibadah, khususnya saat bulan Ramadhan.

Di sisi lain, dia juga menyoroti soal arsitektur masjid tersebut. Dia pun meminta agar Masjid Darul Jannah terus dirawat dan dijaga dengan baik.

“Saya mengagumi arsitektur masjid ini. Tanda tangan saya akan ada di masjid ini sampai kapan pun, dan itu sebuah kehormatan,” tuturnya.

“Saya berharap masjid ini dirawat sebaik-baiknya serta benar-benar menjadi rumah bagi siapa pun yang ingin memuliakan dan memakmurkannya,” lanjut Pramono.

Diketahui, masjid ini dibangun dua lantai dengan luas keseluruhan 2.607 meter persegi. Ruang serbaguna, tempat wudu, serta ruang layanan lainnya berada di lantai dasar.

Sedangkan lantai atas dipakai untuk ruang salat utama dan kegiatan ibadah lainnya. Lantai atas diketahui mampu menampung lebih dari 1.200 jemaah.

Pembangunan masjid ini telah dimulai sejak 27 November 2017 dan telah menelan biaya sebesar Rp42.061.417.771 (miliar).

Adapun anggaran untuk membangun masjid bukan berasal dari APBD. Namun, dari bantuan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta dan para donatur yang bersifat tidak mengikat. (saa/muu)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:32
06:19
12:51
01:04
03:54
03:21

Viral