news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Keuangan, Purbaya Yudho Sadewa dan Alumni LPDP, Dwi Sasetyaningtyas.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ tim tvOnenews - Abdul Ghani Siregar

Dwi Sasetyaningtyas Tak Merasa Pakai Uang Negara karena Bayar Pajak, Alumni LPDP Ini Juga Kritik Paspor WNI Lemah

Dihujat satu Indonesia penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas membela diri terkait persoalan yang menimpanya. Tak hanya soal beasiswa Tyas juga..
Senin, 9 Maret 2026 - 07:59 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Dihujat satu Indonesia penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas membela diri dan meminta maaf atas persoalan yang menimpanya.

Persoalan video unggahannya di media sosial yang mengaku bangga akan status WNA anaknya menuai kritik tajam publik.

Sontak video tersebut viral dan menjadi bahan hujatan warganet karena dianggap Tyas tidak cinta Tanah Air, apalagi sebagai alumni penerima LPDP.

Tyas pun akhirnya melakukan klarifikasi. Dalam pernyataannya ia menegaskan sudah memenuhi kewajibannya sebagai alumni LPDP.

Dwi Sasetyaningtyas bagikan kebahagiaannya lantaran anak-anaknya resmi menjadi Warga Negara Asing.
Sumber :
  • Istimewa

"Melalui post ini, izinkan saya menjawab dan meluruskan segelintir asumsi dan fitnah yang beredar:

Aku lulus kuliah di BELANDA tahun 2017. Selama 6 tahun (2017-2023) aku menetap di Indonesia untuk memenuhi kewajiban sebagai penerima beasiswa & berkontribusi kembali untuk Indonesia -- dan masih berlangsung hingga hari ini.

Pindah ke Inggris BUKAN untuk sekolah, melainkan menunaikan kewajiban sebagai Istri," kata Dwi Sasetyaningtyas dalam keterangannya.

Meskipun sebagai penerima beasiswa negara, Tyas mengaku ia memiliki hak untuk tetap memberikan kritik terhadap negara.

"Negara gak ngasih ke saya, saya bayar pajak juga. Lagian paspor WNI emang lemah karena apa? Diplomasi pemerintah. Jadi ini kritik buat pemerintah. Sampe sini gak paham juga?" kata Tyas dalam membalas sebuah komentar.

"Penerima beasiswa dengan uang rakyat sudah SEHARUSNYA melontarkan kritik ke kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat sebagai timbal balik/kontribusi terhadap rakyat," lanjutnya.

Menurutnya apa yang diucapkannya soal status WNA anak merupakan bentuk kekecewaannya terhadap pemerintah.

"Ungkapan "cukup aku saja yang WNI, anak aku jangan" adalah bentuk kekecewaan, kemarahan, kekesalan terhadap kebijakan Pemerintah Indonesia

Saya menolak tuduhan/asumsi/fitnah yang beredar, tapi saya sadar itu semua di luar kuasa saya. Mohon maaf lahir batin, Selamat menunaikan ibadah puasa ya warga!" tutupnya.

Mahfud MD Berikan Peringatan Keras

Sebelumnya, Eks Menko Polhukam, Mahfud MD ikut angkat bicara dan beri peringatan tegas kepada alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:39
06:31
04:24
03:05
01:39
01:03

Viral