news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral Toko Diduga Jual Obat Tramadol di Jaktim Dilempari Petasan, Polisi Cek TKP dan Amankan Barang Bukti.
Sumber :
  • Instagram @badanperwakilannetizen

Viral Toko Diduga Jual Obat Tramadol di Jaktim Dilempari Petasan, Polisi Cek TKP dan Amankan Barang Bukti

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi pelemparan petasan ke sebuah toko yang diduga menjual obat tramadol di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Selasa, 10 Maret 2026 - 15:24 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi pelemparan petasan ke sebuah toko yang diduga menjual obat tramadol di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Peristiwa ini diunggah dalam akun Instagram @badanperwakilannetizen, dengan keterangan “Kebal Hukum! Mafia Tramadol Bekali Penjaga Toko dengan Senjata Tajam di Jalan Raya Bogor-Cibubur Jaktim”.

Terlihat dalam video yang diunggah, perekam gambar membawa petasan yang  menyala dan diarahkan ke sebuah toko. Tampak letupan kembang api tersebut beberapa kali menyala di dalam toko.

Sementara itu, seorang pria yang diduga penjaga toko dan berada di dalam, langsung berdiri dan mengambil sebuah senjata tajam.

Menanggapi hal ini, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan pengecekan di tiga lokasi.

"Polres Metro Jakarta Timur melakukan pengecekan langsung dugaan penjualan obat keras jenis Tramadol yang berkedok kios pulsa dan kosmetik di tiga lokasi kios yang berada di wilayah Kelurahan Pekayon dan Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur," kata Alfian, kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).

Sementara itu, Alfian menuturkan, dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan, pihaknya menyita sejumlah obat-obatan, termasuk pil diduga tramadol. Penggeledahan ini juga turut disaksikan oleh ketua RT setempat serta pemilik bangunan kios.

"Dari salah satu kios yang berada di Jalan Lestari, petugas berhasil mengamankan sejumlah obat-obatan, di antaranya 15 papan atau 150 butir obat jenis Trihexyphenidyl, serta 250 butir obat kuning yang diduga Tramadol. Saat ini barang bukti telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut," jelas Alfian.

Kemudian Alfian menerangkan, dari pengakuan pemilik kontrakan, kios tersebut sebelumnya disewakan kepada seseorang yang diduga telah beroperasi sekitar enam bulan. Namun saat ini tutup usai adanya penyerangan petasan tersebut.

"Saat dilakukan sidak, kios yang diduga menjual obat keras tersebut telah tutup selama dua hari, tepatnya sejak Sabtu, 7 Maret 2026, setelah beredar video viral di media sosial terkait penyerangan petasan oleh orang tak dikenal ke arah kios tersebut," ungkap Alfian. (ars/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:39
06:31
04:24
03:05
01:39
01:03

Viral