- Satgas PRR
Fokus Perbaikan Jalan dan Jembatan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Ungkap 90 Persen Sudah Pulih
Meski kondisi mulai membaik, pemerintah masih memprioritaskan perbaikan infrastruktur penghubung yang saat ini masih bersifat sementara, terutama jembatan darurat yang dibangun pada masa tanggap darurat.
“Dalam pemulihan nanti yang dipermanenkan adalah jembatan, kemudian jalan-jalan yang saat ini masih bersifat fungsional,” ujarnya.
Untuk mempercepat pemulihan konektivitas, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI dan Polri melalui Satgas Jembatan yang bertugas membangun jembatan darurat di sejumlah wilayah terisolasi.
Secara keseluruhan, lebih dari 150 unit jembatan darurat berbagai tipe telah dibangun di wilayah terdampak. Jenis jembatan tersebut antara lain Bailey, Armco, hingga jembatan perintis. Selain yang telah selesai dibangun, puluhan jembatan lainnya masih dalam tahap pemasangan. Kehadiran jembatan tersebut menjadi langkah penting untuk membuka kembali akses antarwilayah yang sempat terputus akibat bencana.
Di sisi lain, pemerintah juga mempercepat pembangunan hunian sementara bagi para penyintas yang masih tinggal di tenda pengungsian. Tito menyebutkan beberapa wilayah di Aceh masih membutuhkan tambahan unit hunian sementara karena jumlah pengungsi yang masih cukup besar.
Oleh karena itu, pemerintah akan mempercepat pembangunan unit hunian sementara yang masih kurang agar proses pemindahan para pengungsi dari tenda dapat segera dilakukan.
“Yang masih kurang itu akan dibangun dan dipercepat. BNPB siap, Menteri PU siap, Danantara juga siap,” pungkas Tito. (rpi)