- ANTARA
Mengutip Doa Ulama Besar Mesir, Ini Doa Khusus Quraish Shihab pada Prabowo Saat Nuzulul Qur'an di Istana
Jakarta,tvOnenews.com-Bertindak sebagai penceramah dalam acara peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/3) malam, cendekiawan muslim Prof. Muhammad Quraish Shihab mendoakan secara khusus Presiden Prabowo Subianto. Dalam doanya yang ditujukan kepada Presiden Prabowo, Prof. Quraish yang juga pendiri Pusat Studi Al-Qur'an itu memohon pertolongan Allah SWT saat Presiden berupaya menyejahterakan rakyat, menegakkan keadilan dan menjaga serta memelihara perdamaian.
Quraish menjelaskan doa yang dia panjatkan kepada Allah SWT untuk Presiden Prabowo itu terinspirasi dari doa gurunya, Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Syarawi, seorang ulama besar dan ahli tafsir Al Qur'an asal Mesir, yang dipanjatkan untuk Presiden Mesir.
“Saya ingin berdoa. Yang pertama, buat Bapak Presiden. Pak, saya punya guru, Pak. Namanya Syekh Mutawalli Sya’rawi. Beliau pernah berdoa kepada Presiden Mesir. Doanya dimulai dengan kalimat: Kekuasaan bersumber dari Tuhan. Tidak ada yang diberi kekuasaan kecuali atas kehendak Tuhan, baik penguasa itu jujur mengikuti tuntunan Tuhan maupun penguasa itu durhaka. Semua kekuasaan bersumber dari Tuhan,” kata Quraish Shihab kepada Presiden Prabowo.
"Baru beliau berkata, dan ini yang ingin saya doakan buat Bapak, katanya: Saya tidak tahu, boleh jadi kita tidak akan bertemu lagi. Saya hanya bisa berdoa, kalau Yang Mulia adalah takdir kami, rakyat, dalam arti Tuhan mentakdirkan Yang Mulia untuk melakukan kegiatan yang menyejahterakan rakyat, maka kami berdoa semoga kami dapat membantu Bapak,” sambung Quraish.
Di penghujung doanya, Quraish berdoa agar Presiden Prabowo selalu mendapat pertolongan Tuhan dalam menegakkan keadilan dan menjaga perdamaian.
“Tapi kalau Bapak, kalau Yang Mulia, katanya, menjabat jabatan ini karena takdir Yang Mulia untuk membantu menegakkan keadilan dan perdamaian, maka kami akan berdoa semoga Yang Mulia dibantu Tuhan dan kami akan ikut membantu. Itu doa kami kepada Bapak,” ujar Quraish melafalkan kalimat terakhir doanya untuk Presiden.
Di akhir ceramahnya, Quraish mengajak seluruh peserta acara peringatan Nuzulul Qur'an di Istana Negara untuk berdoa bersama-sama. Doa yang disebut oleh Quraish, "singkat, diajarkan oleh Nabi (Muhammad SAW), dan dibaca oleh Nabi setiap selesai shalat".
"Ya Allah, Engkaulah yang Maha Damai. Dari-Mu bersumber kedamaian. Kepada-Mu kembali kedamaian. Ya Allah, hidupkanlah kami dalam kedamaian dan masukkanlah kami kelak di surga-Mu, surga yang penuh dengan kedamaian. Wahai Tuhan penyandang kemuliaan dan keagungan," demikian doa yang dilafalkan pada penghujung ceramah Quraish Shihab.(ant)