news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Antre Ribuan Orang! Warga Serbu Penukaran Uang Baru BI di GBK Jelang Lebaran.
Sumber :
  • Nadiyas Utami Pratiwi

Antre Ribuan Orang! Warga Serbu Penukaran Uang Baru BI di GBK Jelang Lebaran

Ribuan warga antre di Hall Basket GBK pada hari terakhir program SERAMBI 2026 Bank Indonesia untuk penukaran uang baru menjelang Lebaran.
Minggu, 15 Maret 2026 - 13:17 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Antusiasme masyarakat untuk melakukan penukaran uang baru menjelang Lebaran terlihat jelas dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang digelar Bank Indonesia. Pada Minggu, 15 Maret 2026, ribuan warga memadati layanan penukaran uang di Hall Basket Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

Program ini menjadi momen yang dinanti masyarakat setiap Ramadan, terutama untuk menyiapkan uang baru yang akan dibagikan kepada keluarga dan anak-anak saat Idulfitri.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean warga cukup panjang sejak pagi. Masyarakat yang telah mendaftar sebelumnya melalui sistem online datang sesuai jadwal untuk menukarkan uang rupiah baru.

Hari ini juga menjadi hari terakhir layanan utama periode kedua program SERAMBI 2026, sehingga jumlah warga yang datang terlihat sangat ramai dibanding hari-hari sebelumnya.

Proses Penukaran Berjalan Tertib dan Terorganisir

Setibanya di lokasi, masyarakat harus melalui beberapa tahapan sebelum mendapatkan uang baru.

Tahap pertama adalah verifikasi data, di mana petugas mencocokkan identitas dengan bukti pemesanan penukaran yang telah didaftarkan secara online.

Dokumen yang harus ditunjukkan meliputi:

  • Bukti pemesanan penukaran dari aplikasi PINTAR

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli

Setelah verifikasi berhasil, pengunjung akan menerima tanda penukaran dan diarahkan untuk mengambil nomor antrean.

Proses selanjutnya adalah menunggu hingga nomor antrean dipanggil. Dalam satu kali pemanggilan, petugas memanggil sekitar 20 nomor antrean sekaligus.

Ketika nomor dipanggil, masyarakat dapat masuk ke area layanan untuk memilih bank yang akan melayani proses penukaran.

Di dalam area tersebut tersedia lebih dari 20 bank nasional yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Beberapa bank yang terlibat di antaranya bank milik negara maupun bank swasta besar di Indonesia.

Setelah menentukan bank tujuan, masyarakat langsung menuju booth bank yang dipilih untuk melakukan transaksi penukaran uang.

Ribuan Warga Rela Antre Demi Uang Baru Lebaran

Salah satu warga yang ikut menukarkan uang adalah Nadia (30), warga Pancoran, Jakarta Selatan.

Ia mengaku datang sejak pagi untuk mengikuti jadwal penukaran uang yang telah didapatkan sebelumnya.

“Lumayan sih antreannya, tapi prosesnya lancar. Cuma agak haus juga karena panas di luar,” kata Nadia saat ditemui di lokasi.

Nadia mendapatkan nomor antrean 1.813, sementara saat itu nomor yang sedang dipanggil baru sekitar 1.680.

Artinya, ia masih harus menunggu cukup lama sebelum tiba giliran menukarkan uang.

Menurut Nadia, momen menukar uang baru memang selalu terasa spesial karena hanya terjadi setahun sekali menjelang Lebaran.

“Karena ini cuma setahun sekali, jadi rasanya harus dapat uang baru buat Lebaran,” ujarnya.

Hanya Tukar Nominal Kecil untuk Anak-anak

Nadia mengaku tidak menukarkan uang dalam jumlah besar. Ia hanya menukar uang pecahan kecil yang akan dibagikan kepada anak-anak saat Lebaran nanti.

Nominal yang ia pilih adalah:

  • Rp10.000

  • Rp5.000

Uang tersebut nantinya akan dibagikan kepada anak-anak di kampung halamannya saat mudik.

Nadia sendiri berencana pulang ke Madiun, Jawa Timur, pada 19 Maret mendatang.

“Jadi sebelum pulang kampung sekalian tukar uang Lebaran,” katanya.

Ia memilih menukarkan uang di Jakarta karena pilihan lokasi dan bank di ibu kota lebih banyak dibanding daerah asalnya.

Berebut Kuota Penukaran Secara Online

Untuk mendapatkan jadwal penukaran uang dalam program SERAMBI, masyarakat harus melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui situs resmi pintar.bi.go.id.

Proses ini bahkan sering disebut seperti “war kuota” karena banyaknya masyarakat yang mencoba mendaftar dalam waktu bersamaan.

Nadia mengaku proses pendaftaran cukup menantang.

“Benar-benar harus cepat-cepatan. Internet juga nggak boleh lelet. Kalau satu jadwal habis, langsung ganti jam lagi,” ungkapnya.

Ia bahkan menggunakan beberapa perangkat sekaligus untuk memastikan mendapatkan jadwal.

“Saya daftar untuk tiga orang pakai dua tablet dan satu handphone,” katanya.

Beruntung, seluruh pendaftaran tersebut berhasil mendapatkan kuota, meski dengan jadwal yang berbeda.

Bank Indonesia Siapkan Rp185,6 Triliun

Dalam program SERAMBI 2026, Bank Indonesia menyiapkan dana sebesar Rp185,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Beberapa ketentuan dalam program ini antara lain:

  • Maksimal penukaran per orang: Rp5,3 juta

  • Total titik layanan: 2.883 lokasi di seluruh Indonesia

  • Melibatkan kantor cabang bank dan kas keliling Bank Indonesia

Khusus wilayah Jakarta, layanan terpadu dipusatkan di Hall Basket GBK pada 12 hingga 15 Maret 2026.

Fasilitas Dinilai Nyaman oleh Pengunjung

Meski antrean cukup panjang, banyak pengunjung menilai fasilitas yang disediakan cukup nyaman.

Area penukaran dilengkapi pendingin ruangan sehingga masyarakat tidak perlu menunggu dalam kondisi panas, terutama bagi yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Di dalam AC-nya dingin, jadi nggak perlu panas-panasan,” kata Nadia.

Ia juga menyarankan agar pengunjung menggunakan transportasi umum seperti busway karena tersedia shuttle yang langsung mengantar ke lokasi acara.

Namun, ia berharap ke depan lokasi layanan bisa lebih dekat dengan halte agar masyarakat tidak perlu menunggu shuttle terlalu lama.

“Kalau fasilitas di dalam sebenarnya sudah oke banget,” ujarnya.

Program SERAMBI sendiri menjadi salah satu layanan yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahun, karena memberikan cara aman dan resmi untuk mendapatkan uang rupiah baru menjelang Hari Raya Idulfitri. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral