- Istimewa
Misteri Tumbler Ungu dan Helm Jatuh: Benarkah Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS Terluka Parah Saat Beraksi?
Jakarta, tvOnenews.com – Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menyoroti sejumlah fakta penting dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus yang dinilai belum disampaikan secara terbuka oleh kepolisian dalam konferensi pers Polda Metro Jaya.
Anggota TAUD, Rangga Julio, menyebut terdapat barang bukti penting yang telah diserahkan kepada penyidik, namun belum diungkap ke publik.
“Satu, kami ingin sampaikan bahwa pada saat kejadian di Kamis, 12 Maret malam dan dilanjutkan hingga korban Andrie Yunus dirawat di RSCM, Jumat 13 Maret dini hari, pada saat itu kami mendampingi sejak awal hingga kemudian datang petugas dari Polres Metro Jakarta Pusat,” kata Rangga dalam konferensi pers di Kantor YLBHI, Jakarta, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, sejak awal pihaknya turut mendampingi saksi hingga aparat kepolisian datang ke lokasi dan meminta saksi membuat laporan polisi.
“Dari pihak Polres Metro Jakarta Pusat, dari Kasubnit Dede, menyampaikan kepada kami agar ada pihak dari saksi yang ingin dibawa untuk membuat laporan polisi dan menyampaikan keterangan ke Polres Metro Jakarta Pusat,” ujarnya.
Namun menurut Rangga, pihaknya justru mendorong agar polisi langsung membuat laporan polisi model A sesuai mekanisme yang diatur dalam Peraturan Kapolri.
“Jadi, yang disampaikan oleh Polda Metro Jaya bahwa sudah ada inisiatif untuk membuat laporan polisi Model A, itu yang kami sampaikan pada saat di IGD RSCM sekitar pukul 02.00 dini hari kepada pihak Polres Metro Jakarta Pusat,” katanya.
Selain itu, TAUD juga menyoroti adanya barang bukti penting yang ditemukan saksi di lokasi kejadian, yakni sebuah botol yang diduga digunakan pelaku untuk menyiramkan cairan keras kepada korban.
“Salah satu barang bukti penting yang juga ingin kami garis bawahi dalam kesempatan ini adalah ditemukannya satu botol yang diduga digunakan untuk menyiram air keras kepada Andri Yunus,” kata Rangga.
Menurut dia, botol tersebut berwarna ungu dan diduga merupakan jenis tumbler karena memiliki dinding yang cukup tebal.
“Botol tersebut berwarna ungu dan mungkin saja itu tumblr karena tebal. Dan kalau kawan-kawan perhatikan di rekaman CCTV, terlihat ada seperti botol yang terbuang dari motor terduga pelaku,” ujarnya.