news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ILUSTRASI - TKP.
Sumber :
  • Freepik

Fakta Baru Kasus Penemuan Mayat Wanita dalam Kontainer Plastik di Medan: Tersangka Terobsesi Video Porno yang Sering Ditontonnya

Terdapat fakta baru dalam kasus penemuan mayat wanita dalam kontainer plastik di Medan, Sumatera Utara.
Rabu, 18 Maret 2026 - 09:49 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Terdapat fakta baru dalam kasus penemuan mayat wanita dalam kontainer plastik di Medan, Sumatera Utara.

Disclaimer: Artikel ini mengandung konten eksplisit kekerasan seksual atau pemerkosaan yang dapat memicu kondisi emosi dan mental pembaca. Kami menyarankan Anda tidak meneruskan membacanya jika mengalami kecemasan dan meminta bantuan profesional. 

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan korban berinisial RS (19) ternyata dibunuh pelaku berinisial SA (19) dengan cara sadis, yakni dipiting dan lehernya dililit menggunakan kain yang berada di hotel pada 9 Maret 2026.

Selain itu, kata dia, pelaku juga menyetubuhi korban saat korban dalam kondisi kritis. Saat korban kritis, Calvijn menyebut pelaku melakukan kekerasan seksual tak wajar.

Diketahui korban dan pelaku memang sudah sempat melakukan hubungan badan sebelum pembunuhan itu terjadi. 

Kali ini pelaku meminta untuk berhubungan lagi, tapi dengan cara yang tak wajar. Korban pun menolaknya. Hal inilah yang membuat pelaku sakit hati. 

"Tersangka SA dan korban melakukan hubungan intim. Lalu, tersangka SA mengajak korban untuk tambahan hubungan seksual tidak wajar. Namun, korban menolaknya. Kemudian, tersangka SA ini melakukan kekerasan seksual tidak wajar pada saat korban dalam kondisi kritis," ujarnya saat konferensi pers, Selasa (17/3/2026). 

Berdasarkan keterangannya, motif pelaku menghabisi nyawa korban karena ajakannya untuk melakukan hubungan seksual tak wajar ditolak korban.

"Tersangka SA sakit hati karena korban menolak dilakukannya hubungan seksual tidak wajar," terangnya. 

Meski demikian, dia tidak merincikan terkait hubungan seksual tak wajar itu. 

Akan tetapi, Calvijn menyebut pelaku melakukan hubungan seksual tak wajar karena terobsesi dari video porno yang sering ditontonnya.

"Satu obsesi kenapa tersangka melakukan kekerasan seksual tak wajar karena kerap kali menonton video porno seksual yang tidak wajar dari salah satu aplikasi. Inilah obsesi tersangka melakukan tindak pidana kekerasan seksual," ungkapnya. 

Saat ditemukan, terdapat sejumlah luka di tubuh korban. Selain itu, ditemukan juga adanya luka bekas benda tumpul di bagian anus korban.

Korban pun diduga meninggal dunia karena lemas karena dibekap dan disertai benturan. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:47
06:03
01:21
01:11
01:18
01:06

Viral