- Tangkapan Layar tvOne
Arus Mudik Kembali Normal, Korlantas Polri Hentikan One Way Nasional KM 70 Sampai KM 414 GT Kalikangkung
Jakarta, tvOnenews.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menghentikan sementara kebijakan arus mudik Lebaran 2026 berupa One Way Nasional dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek sampai dengan KM 414 GT Kalikangkung pada Jumat (20/3/2026) siang.
Kakorlantas Irjen Agus Suryo Nugroho, mengatakan hal ini dilakukan usai pihaknya melakukan evaluasi dan melihat kondisi arus lalu lintas landai.
“Baru saja atas seizin Bapak Kapolri, kami dengan stakeholder mengevaluasi tentang pelaksanaan One Way Nasional arus mudik. Pada tanggal 18 kemarin kita lakukan One Way. Hari ini kita evaluasi bahwa kondisi arus cukup landai, cukup terkendali,” kata Agus, kepada wartawan, Jumat (20/3/2026).
Kemudian Agus menuturkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan resmi menghentikan sementara One Way Nasional sejak pukul 13.22 WIB.
“Tadi kami pukul 13.00 WIB melakukan sosialisasi. Setelah sosialisasi, kami melakukan sterilisasi, clear untuk arus normal. Oleh sebab itu, atas seizin Bapak Kapolri, untuk arus mudik atau One Way Nasional sementara kami nyatakan ditutup pada pukul 13.22 WIB,” jelas Agus.
Kemudian Agus memastikan, saat ini kondisi arus lalu lintas di Tol yang mengarah Transjawa dan Jakarta dalam keadaan normal.
“Jadi sekarang kondisi lalu lintas normal, baik yang mengarah ke Jakarta termasuk yang mengarah ke Semarang,” ungkap Agus.
Untuk diketahui, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memprediksi puncak arus mudik lebaran 2026 terjadi pada Rabu (18/3/2026) besok. Guna memperlancar arus lalu lintas, akan diberlakukan sistem one way nasional.
Hal ini diungkapkan oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho, usai meninjau lalu lintas di KM 57 A ruas Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat.
“Saya sudah koordinasi dengan Pak Menteri dengan Dirut Jasa Marga bahwa puncak arus mudik yang akan diperkirakan adalah tanggal 18 Maret 2026. Jadi tanggal 18 itu nanti antara jam 10.00 WIB sampai jam 12.00 WIB akan kita berlakukan One Way Nasional arus mudik,” kata Agus, dikutip Selasa (17/3/2026).
Lebih lanjut Agus menerangkan, sistem one way akan diterapkan melihat kondisi lalu lintas di lapangan. Nantinya jika ada perkembangan tentang traffic accounting mengenai perubahan jamnya, maka akan kembali diinformasikan.