- Pixabay
Subuh Berdarah di Cipayung: Kronologi Lengkap Pembunuhan Cucu Mpok Nori, Mantan Suami Ditangkap Saat Kabur ke Merak
Kecurigaan Mengarah ke Mantan Suami
Seiring penyelidikan berlangsung, kecurigaan pun mengarah kepada mantan suami korban, FD (35), yang diketahui merupakan warga negara Iran.
Berdasarkan keterangan keluarga, FD sempat datang ke rumah korban dengan alasan meminjam sepeda motor. Kehadirannya di sekitar lokasi kejadian memperkuat dugaan keterlibatannya.
Tidak hanya itu, sejumlah saksi juga mengaku melihat FD berada di lingkungan rumah korban sehari sebelum kejadian.
Sempat Terlihat di Beberapa Lokasi Sebelum Kejadian
Kesaksian warga menyebutkan, FD sempat terlihat di beberapa titik di sekitar lokasi, di antaranya:
-
Jalan Daman II menuju gang rumah korban
-
Area sekitar permukiman korban
-
Masjid Al Ikhlas Bambu Apus saat salat subuh
Keberadaan pelaku di sejumlah lokasi tersebut memperkuat rangkaian kronologi sebelum terjadinya pembunuhan.
Hubungan Korban dan Pelaku Sudah Berakhir
Kerabat korban, Sania Destiani, mengungkapkan bahwa hubungan antara Dewhinta dan FD sebenarnya telah berakhir sekitar satu bulan sebelum kejadian.
Keduanya sudah tidak lagi tinggal bersama setelah korban memutuskan untuk berpisah.
“Sudah tidak tinggal bareng karena dia yang minta pisah,” ungkap Sania.
Fakta ini semakin memperkuat dugaan bahwa kasus ini berkaitan dengan persoalan pribadi antara korban dan pelaku.
Pelaku Ditangkap Saat Diduga Hendak Kabur
Setelah mengumpulkan bukti dan keterangan saksi, pihak kepolisian akhirnya bergerak cepat. FD berhasil ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Penangkapan dilakukan pada Sabtu siang sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, pelaku diduga tengah berupaya melarikan diri.
FD diamankan di ruas jalan tol menuju arah Merak. Penangkapan ini sekaligus mengakhiri pelarian singkat pelaku pasca kejadian.
Jenazah Diautopsi, Polisi Dalami Motif
Sementara itu, jenazah Dewhinta sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis.
Setelah proses tersebut, korban dimakamkan di TPU Pondok Ranggon.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik aksi pembunuhan ini. Meski pelaku telah diamankan, penyelidikan lanjutan dilakukan untuk mengungkap secara utuh latar belakang kejadian yang menggemparkan tersebut.