- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
Antisipasi Ledakan Pengunjung, Ragunan Siapkan 27 Titik Parkir Tampung 25.500 Kendaraan
Jakarta, tvOnenews.com – Taman Margasatwa Ragunan bergerak cepat mengantisipasi lonjakan ekstrem pengunjung saat libur Lebaran 2026. Pengelola bahkan menambah puluhan titik parkir hingga mengalihfungsikan area terbuka demi mencegah kemacetan di pintu masuk.
Kepala Humas Ragunan Wahyudi Bambang mengungkapkan total 27 titik parkir tambahan telah disiapkan di luar area parkir reguler.
“Terus kita sudah menyiapkan kurang lebih 27 titik parkir ya, tambahan. Selain sebenarnya kita punya parkir reguler yang ada di pintu utara maupun pintu barat, ada sekitar tiga titik parkir ya. Tapi kita tambahkan lagi supaya daya tampungnya lebih maksimal,” jelas dia, di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (23/3/2026).
Dengan penambahan ini, daya tampung kendaraan di kawasan Ragunan melonjak drastis. Pengelola memperkirakan kapasitas maksimal mencapai ribuan mobil dan puluhan ribu sepeda motor dalam satu waktu.
“Perhitungan kami daya tampung mobil bisa mencapai 5.500 unit mobil, kemudian untuk kendaraan roda dua atau motor maksimal bisa menampung 20.000 motor,” tuturnya.
Seluruh titik parkir tersebut mulai dioperasikan sejak pagi hari untuk mengurai kepadatan arus kendaraan yang terus meningkat.
“Nah, ini kita upayakan pagi ini sudah mulai kita gunakan semua titik parkir, ada 27 ini kita maksimalkan agar arus masuk ke Ragunan tidak tersendat di pintu masuk,” kata Bambang.
Tak hanya parkir, manajemen lalu lintas di dalam kawasan juga diatur ketat. Pengunjung diarahkan masuk melalui pintu utara dan barat, sementara arus keluar difokuskan hanya melalui sisi timur dan selatan.
“Kemudian kita juga mengatur arus masuk dari utara, dari barat di dalam, kemudian untuk keluarnya tidak bisa contraflow ya, satu arus keluar yaitu melalui timur dan pintu selatan. Demikian persiapannya,” tegasnya.
Langkah ekstrem juga diambil dengan memanfaatkan area terbuka yang biasanya digunakan untuk rekreasi pengunjung sebagai kantong parkir sementara.
“Tentu saja ini kita preventif untuk persiapan lonjakan ya. Kalau normalnya tiga titik yang saya sebutkan tadi, pintu utara, pintu barat sudah cukup ya, enggak perlu ada penambahan,” tukas Bambang.
“Masih di dalam Ragunan. Jadi yang kita jadikan adalah kawasan-kawasan terbuka, misalnya lapangan-lapangannya. Yang mungkin kita sedikit mengganggu pengunjung yang piknik ya,” lanjutnya.
Meski demikian, pengelola memastikan area piknik tetap tersedia meski tidak seluas biasanya.
“Piknik biasanya di lapangan terbuka kita gunakan untuk parkir kendaraan karena, ya, jadi kita mempersempit ruang untuk piknik, tapi tetap ada kawasan piknik ya, tapi tidak kita maksimalkan juga untuk parkir kendaraan,” ungkap dia.
Penambahan fasilitas ini disebut sebagai langkah preventif menghadapi lonjakan pengunjung yang dikategorikan sebagai situasi luar biasa.
“Tapi ini karena suatu kejadian luar biasa jadi kita siapkan parkir tambahan supaya daya tampungnya lebih maksimal,” tandasnya. (agr/iwh)