news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana Stasiun Gambir.
Sumber :
  • dok.KAI

KAI: Arus Balik Lebaran Membludak, 822 Ribu Tiket Kereta Api Ludes

Stasiun-stasiun utama seperti Pasar Senen dan Gambir menjadi titik paling padat, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.
Selasa, 24 Maret 2026 - 10:55 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Gelombang arus balik Lebaran 2026 via kereta api (KA) kian tak terbendung. PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat lonjakan besar penumpang, dengan penjualan tiket menembus ratusan ribu dan okupansi mencapai 76 persen.

Stasiun utama seperti Pasar Senen dan Stasiun Gambir menjadi titik paling padat, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengungkapkan masa Angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 11 Maret hingga 1 April 2026 menunjukkan tren peningkatan signifikan, terutama pada fase arus balik.

Pada periode mudik 11–20 Maret, jumlah penumpang berangkat mencapai 483.389 orang. Lonjakan tertinggi terjadi pada 18 Maret dengan 53.576 penumpang dalam sehari. Sementara itu, arus kedatangan pada periode yang sama tercatat 243.007 penumpang, dengan puncak kedatangan terjadi pada 14 Maret sebanyak 31.723 penumpang.

Memasuki hari H Lebaran (21–22 Maret), mobilitas masih tinggi dengan 97.297 penumpang berangkat dan 62.254 penumpang tiba di wilayah Daop 1 Jakarta.

Namun, tekanan terbesar justru terjadi saat arus balik. Pada 23 Maret, jumlah penumpang yang tiba mencapai 51.532 orang, melampaui angka keberangkatan sebesar 45.920 penumpang. Tren ini berlanjut pada 24 Maret, dengan 52.926 penumpang tiba dan 41.755 penumpang berangkat.

Distribusi penumpang pada 24 Maret memperlihatkan dominasi dua stasiun utama. Pasar Senen mencatat 17.257 penumpang berangkat dan 18.458 penumpang tiba, sementara Gambir mencatat 12.248 keberangkatan dan 16.610 kedatangan.

Secara kumulatif, hingga 24 Maret, jumlah penumpang berangkat telah mencapai 668.360 orang. Sementara total tiket yang telah terjual selama periode 11 Maret hingga 1 April mencapai 822.237 tiket.

“KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran dari 11 Maret sampai dengan 1 April 2026,” jelas dia, dalam keterangan pers, Selasa (24/3/2026).

Meski lonjakan tinggi, KAI memastikan ketersediaan kursi masih cukup untuk mengakomodasi arus balik. Tercatat masih tersedia 253.232 tempat duduk untuk periode 24 Maret hingga 1 April.

Dari sisi kelas layanan, kapasitas terbesar berada di kelas eksekutif dengan 513.878 kursi, disusul ekonomi komersial 461.606 kursi, dan ekonomi subsidi (PSO) sebanyak 108.139 kursi.

Untuk mendukung mobilitas, pada 24 Maret saja KAI mengoperasikan 68 perjalanan KA reguler jarak jauh, ditambah 20 KA tambahan Lebaran dari Gambir dan Pasar Senen, serta 4 KA Motor Gratis (Motis).

Tingginya minat masyarakat juga tercermin dari rute favorit. Kota-kota seperti Yogyakarta, Surabaya, Semarang, hingga Bandung menjadi tujuan utama pemudik, terutama dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Di sisi lain, layanan kereta lokal juga menunjukkan okupansi tinggi. KA Pangrango mencatat keterisian hingga 87 persen dengan total 70.337 tiket terjual, sementara KA Siliwangi juga mencatat puluhan ribu penumpang selama periode Lebaran.

Secara keseluruhan, total tiket yang terjual untuk KA jarak jauh dan lokal mencapai 914.974 dengan kapasitas 1.206.610 kursi.

Untuk menjaga kenyamanan di tengah lonjakan penumpang, KAI menyiapkan berbagai peningkatan layanan, mulai dari penambahan petugas kebersihan, customer service mobile, hingga dukungan keamanan dari TNI/Polri.

Selain itu, pemerintah juga menggulirkan stimulus berupa diskon 30 persen untuk tiket kelas ekonomi komersial selama periode 14–29 Maret. Khusus di Daop 1 Jakarta, tersedia 329 ribu kursi dengan sisa sekitar 28 ribu kursi yang masih bisa dimanfaatkan masyarakat.

Dengan arus balik yang terus meningkat hingga akhir Maret, KAI memprediksi kepadatan akan tetap tinggi, terutama dari kota-kota besar di Pulau Jawa menuju Jakarta. (agr)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
11:46
13:17
04:14
05:49
11:46

Viral