news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tangkapan layar- Petugas saat mencoba mengamankan seorang wanita yang diduga akan mengakhiri hidup di sekitar Istana Jakarta Pusat..
Sumber :
  • Antara

Wanita Nekat Bawa Tali ke Dekat Istana Presiden, Begini Nasibnya Sekarang Usai Dicegat Polisi

JS, wanita yang sempat menghebohkan publik karena mencoba mengakhiri hidupnya di kawasan Istana Presiden.
Rabu, 25 Maret 2026 - 01:48 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - JS, wanita yang sempat menghebohkan publik karena mencoba mengakhiri hidupnya di kawasan Istana Presiden, saat ini masih menjalani perawatan intensif. 

Polres Metro Jakarta Pusat memastikan bahwa penanganan medis dan psikologis terus diberikan kepada yang bersangkutan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengonfirmasi bahwa JS langsung dilarikan ke rumah sakit sesaat setelah insiden tersebut digagalkan oleh petugas pada Minggu, 22 Maret lalu.

"Saat itu (waktu kejadian pada Minggu 22 Maret) juga sudah ditangani langsung dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sampai saat ini," kata Reynold di Jakarta, Selasa (24/3).

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Peristiwa pilu ini bermula ketika JS terlihat berada di sekitar area Istana Presiden dengan membawa seutas tali yang diduga akan digunakan untuk melakukan aksi nekat tersebut. 

Beruntung, personel kepolisian yang tengah berjaga sigap melakukan tindakan preventif. Petugas berupaya melakukan pendekatan persuasif untuk menenangkan korban agar tidak mengambil keputusan fatal.

Selain mencegah aksi tersebut, polisi juga fokus memberikan rasa aman bagi wanita itu sebelum akhirnya membawanya ke Mapolres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan awal terkait kondisi kesehatannya. 

Setelah JS mulai bersikap kooperatif, pihak kepolisian memutuskan untuk merujuknya ke tim ahli guna mendapatkan pemantauan lebih dalam.

"Kami mencoba berkoordinasi dengan pihak RSCM untuk pemeriksaan lanjutan dan psikologis korban," ujar Reynold.

Hingga kini, penyebab pasti di balik aksi nekat wanita berinisial JS tersebut masih menjadi tanda tanya. 

Meski sempat beredar rekaman video yang menyebutkan korban diduga mengalami depresi berat, pihak kepolisian belum bisa memberikan kesimpulan resmi karena proses observasi medis di RSCM masih berlangsung.

Pihak berwenang berharap melalui pemeriksaan psikologi ini, latar belakang masalah yang dihadapi JS dapat terungkap sehingga ia bisa mendapatkan bantuan yang tepat untuk pemulihannya. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
11:46
13:17
04:14
05:49
11:46

Viral