news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menko PMK Pratikno.
Sumber :
  • BPMI Istana Negara

Wacana Sekolah Daring April 2026 Batal, Pratikno: Pemerintah Prioritaskan Tatap Muka Hindari 'Learning Loss'

Berdasarkan hasil koordinasi lintas kementerian, diputuskan bahwa pembelajaran tatap muka harus tetap dijaga agar kualitas pendidikan tidak mengalami penurunan.
Rabu, 25 Maret 2026 - 08:45 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Wacana penerapan kegiatan belajar mengajar secara daring bagi siswa sekolah yang sempat direncanakan mulai April 2026 dipastikan batal.

Rencana tersebut sebelumnya muncul sebagai bagian dari upaya penghematan energi yang tengah dikaji pemerintah. Meski begitu, pemerintah menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama, sehingga proses pembelajaran akan tetap berlangsung secara luring atau tatap muka.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. 

Berdasarkan hasil koordinasi lintas kementerian, diputuskan bahwa pembelajaran tatap muka harus tetap dijaga agar kualitas pendidikan tidak mengalami penurunan.

“Bahwa di sektor pendidikan, proses pembelajaran harus semakin optimal dan jangan sampai timbul learning loss. Oleh karena itu, diutamakan penyelenggaraan proses pembelajaran tetap berjalan secara luring bagi siswa,” ujar Pratikno dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).

Ia menegaskan bahwa dalam kondisi saat ini, kebijakan pembelajaran daring belum menjadi kebutuhan yang mendesak.

Pratikno juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat muncul pembahasan mengenai kemungkinan penerapan metode hybrid, yakni perpaduan antara pembelajaran tatap muka dan daring. 

Namun, setelah dilakukan pembahasan bersama kementerian terkait seperti Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama, opsi tersebut tidak menjadi prioritas utama.

“Memang pernah ada diskusi tentang kemungkinan penggunaan metode hybrid yang mengkombinasikan luring dan daring. Tetapi, mengingat pentingnya menjaga kualitas pendidikan siswa, pembelajaran daring bagi siswa tidak menjadi sebuah urgensi saat ini,” jelasnya.

Saat ini, pemerintah tengah mendorong berbagai program peningkatan mutu pendidikan sebagai bagian dari prioritas nasional. Pratikno menyebut, komitmen Presiden terhadap sektor pendidikan sangat besar, termasuk melalui sejumlah program strategis.

“Sebagaimana prioritas luar biasa Bapak Presiden kepada sektor pendidikan, mulai dari revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda, maka kita harus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan secara umum,” katanya.

Program-program tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan, baik yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, maupun Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. 

Selain itu, pemerintah juga memastikan bahwa layanan medis esensial tetap berjalan normal dan tidak terdampak oleh kebijakan efisiensi.

Dalam rangka mendukung transformasi pemerintahan, Menko PMK juga menginstruksikan sejumlah langkah efisiensi yang tetap menjaga kualitas layanan publik. 

Langkah-langkah tersebut meliputi percepatan transformasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, peningkatan kinerja birokrasi dan pelayanan publik, pengurangan perjalanan dinas yang tidak bersifat esensial, optimalisasi rapat dan pertemuan secara daring, serta penerapan flexible working arrangement (FWA) secara terukur.

Kebijakan tersebut dinilai lebih efektif untuk mencapai efisiensi tanpa harus mengorbankan sektor pendidikan.

Pemerintah pun menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM tetap menjadi fokus utama dalam pembangunan nasional.

“Pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kualitas SDM, serta mendukung akselerasi pembangunan yang berkeadilan harus terus diperkuat dengan cara-cara yang lebih cerdas dan efisien,” pungkasnya. (nba)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:01
01:27
02:53
04:11
03:26
02:13

Viral